Cek Saham-saham Pilihan saat IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, IHSG berada di zona merah ke posisi 5.247,979.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.15 WIB, IHSG masih melemah 23,340 poin atau setara 0,44 persen ke level 5.305,020. IHSG berada di level tertinggi 5.307 dan terendah di 5.185.

Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi memimpin penguatan Wall Street. Pada Rabu, 21 Oktober, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,69 persen, S&P 500 menguat 0,58 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 1,05 persen.

Kenaikan saham setelah hasil kinerja kuartalan dari SpaceX dan Super Micro Computer meningkatkan minat investor terhadap saham-saham terkait dengan AI. Sedangkan, pelemahan pada saham sektor layanan komunikasi membatasi kenaikan indeks.

Di sisi lain, bursa Asia beragam dengan mayoritas naik pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,85 persen, dan Topix naik 0,86 persen.

Sedangkan, Hang Seng Hong Kong melemah 0,9 persen, dan CSI 300 China turun 0,97 persen. Sementara, TAIEX Taiwan menguat 1,28 persen, Kospi Korea Selatan melesat 3,29 persen, dan ASX 200 Australia naik 0,16 persen.

Sementara itu, IHSG kemarin, 21 Oktober 2026, ditutup naik 0,94 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp528 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, ANTM, TLKM, BBRI, dan AADI.

"IHSG akan bergerak sideways cenderung melemah hari ini. Diperkirakan support IHSG: 5.150-5.200 dan resist IHSG: 5.400-5.480," ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam risetnya.

Baca Juga :

IHSG Dibuka ke Level 5.247 Kamis Pagi

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan hari ini, yaitu: AMMN, DSSA, INCO, MAPA, KLBF, dan PGEO. Berikut ini trading plan-nya: 1. AMMN
Spec Buy dengan area beli di Rp3.640-Rp3.740, cutloss di bawah Rp3.600. Target dekat di Rp3.800-Rp4.000.

2. DSSA
Spec Buy dengan area beli di Rp725-Rp740, cutloss di bawah Rp715. Target dekat di Rp760-Rp810.

3. INCO
Spec Buy dengan area beli di Rp3.650-Rp3.710, cutloss di bawah Rp3.620. Target dekat di Rp3.800-Rp3.880.

4. MAPA
Spec Buy dengan area beli di Rp540-Rp545, cutloss di bawah Rp520. Target dekat di Rp565-Rp585.

5. KLBF
Spec Buy dengan area beli di Rp690-Rp695, cutloss di bawah Rp690. Target dekat di Rp705-Rp725.

6. PGEO
Spec Buy dengan area beli di Rp975-Rp1.000, cutloss di bawah Rp975. Target dekat di Rp1.025-Rp1.035.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Media Vietnam Cemas Timnas Indonesia akan Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru, Disebut Ancaman Serius
• 19 jam lalu
0
thumb
Amnesty: Indonesia perlu optimalkan peran di PBB untuk Palestina
• 4 jam lalu
0
thumb
Seprai Bekas Hotel Jadi Tote Bag, ARTOTEL Grand Prima Surabaya Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Shibori Stories
• 47 menit lalu
0
thumb
Beras Fortifikasi Medium Dijual Premium, Masyarakat Rugi Rp 89 Triliun
• 10 jam lalu
0
thumb
103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Operasional Dapur Disetop 20 Hari
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.