PALANGKA RAYA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terus meluas di tengah musim kemarau, Rabu (21/10/2026). Kobaran api bahkan mendekati kawasan perkantoran dan menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di Jalan Giobos 14.
Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang cepat menjalar akibat kondisi lahan kering. Keterbatasan sumber air di lokasi menjadi kendala sehingga petugas memanfaatkan sumur bor untuk memasok air selama proses pemadaman.
Api yang mendekati kawasan perkantoran memicu kekhawatiran karena berpotensi menjalar ke bangunan dan objek vital di sekitarnya. Jarak kobaran api dengan bangunan perkantoran diperkirakan hanya sekitar 60 meter.
"Kendalanya kurang sumur bor air," ujar Tim Serbu Api Kelurahan Menteng Palangka Raya, Nasrul.
Setelah melakukan pemadaman, petugas berhasil mengendalikan api. Proses dilanjutkan dengan pendinginan dan pembasahan lahan untuk mencegah munculnya kembali titik api di area yang telah terbakar.
Baca Juga:3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri Dalam Rangka Pensiun, Ini Daftar NamanyaTim Serbu Api Kelurahan Menteng Palangka Raya, Nasrul, menjelaskan kondisi kebakaran saat petugas melakukan penanganan di lokasi.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, total luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai 1.453 hektare. Area kebakaran tersebut tersebar di lima kecamatan.
#kalteng





Komentar (0)