REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lembaga survei Matriks Politik Indonesia merilis hasil survei evaluasi dua tahun Kabinet Merah Putih pada Rabu (21/10/2026). Dalam survei itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat paling populer di Kabinet Merah Putih, sedangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai sebagai menteri terbaik.
Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi mengatakan, popularitas Teddy mencapai 88,88 persen, disusul Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebesar 85,3 persen. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sebesar 79,5 persen.
Baca Juga
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Nusron Wahid Turut Hadir
Pasal Reshuffle Kabinet Berdampak pada Pasar Modal, IHSG Melemah ke Level 6.036
Soal Perombakan Kabinet, Pakar UGM: Publik Menunggu Gebrakan Baru
“Seskab Teddy paling populer di mata publik, sedang Mentan Amran Sulaiman dinilai terbaik di jajaran kabinet pada dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Supriyadi melalui keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Supriyadi, tingginya popularitas Teddy tidak terlepas dari kedekatannya dengan Presiden Prabowo dalam berbagai kegiatan kenegaraan. Teddy juga kerap tampil menjelaskan kebijakan pemerintah bersama menteri dan pejabat terkait.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain tiga nama tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mencatat popularitas 78,8 persen. Di posisi berikutnya, Amran Sulaiman sebesar 77,7 persen dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebesar 73,8 persen.
Dalam kategori penilaian kinerja, Amran menempati urutan pertama dengan angka 75,1 persen. Selanjutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar berada di posisi kedua sebesar 70,4 persen, disusul Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebesar 68,8 persen.
Menteri lain yang masuk daftar penilaian terbaik adalah Abdul Mu’ti sebesar 65,5 persen, Teddy 63,8 persen, dan AHY 60,2 persen. Berikutnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperoleh 55,7 persen, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 52,1 persen, Menteri Sosial Saifullah Yusuf 50,6 persen, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid 45,7 persen.
Survei Matriks Politik Indonesia dilakukan pada 10-15 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling dan diklaim mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Komentar (0)