Persija bantai Arema, STY puji semangat pantang menyerah pemainnya

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) memuji semangat pantang menyerah pemainnya saat membantai Arema FC dengan skor 5-1 pada laga lanjutan BR Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10).

Alexander Jeremejeff (10', 45') mencetak dua gol pada pertandingan itu, sementara tiga gol lainnya dicetak oleh Stjepan Loncar (76'), Victor Dethan (80'), dan Ivan Mamut (90+2'). Satu-satunya gol balasan Arema dilesakkan oleh Gabriel Silva (87').

"Hari ini kami bisa dapat kemenangan pastinya karena para pemain tidak menyerah sampai akhir pertandingan. Dan juga pertandingan sebelumnya melawan Persita Tangerang menjadi pelajaran yang baik, sehingga para pemain sudah mengevaluasi diri mereka," kata STY.

Baca juga: Jeremejeff dua gol, Persija bantai Arema 5-1 di Stadion Patriot

Baca juga: 2.000 personel amankan laga Persija lawan Arema di Bekasi

Juru taktik asal Korea Selatan itu juga memuji cara pemainnya menekan lawan dan agresif dalam mengincar gol.

"Itulah alasan mengapa kami bisa menang pada hari ini," ujar STY.

Tiga poin dari laga tersebut membawa Macan Kemayoran kembali ke jalur kemenangan. Sebelumnya, mereka dikalahkan Persita Tangerang 2-3 pada laga terakhir.

Tidak hanya itu, kemenangan ini juga memutus rekor buruk mereka dalam tiga laga kandang terakhir saat menjamu Arema, yang berakhir tanpa kemenangan setelah mendapatkan satu seri dan dua kekalahan.

STY lalu mengomentari performa striker-nya Jeremejeff yang mencetak gol keenamnya dari enam pertandingan musim ini. Penyerang asal Swedia itu hanya gagal melesatkan gol dalam satu laga, yakni saat Persija mengalahkan Java United 1-0.

"Ya, Alex ini memang pemain yang baik. Untuk ke depannya juga pasti dia akan banyak menunjukkan finishing yang baik di pertandingan-pertandingan yang akan datang," tutur dia.

Lebih lanjut, STY juga menanggapi hukuman yang diterima timnya setelah The Jakmania dilarang hadir dalam laga tandang di Super League 2026/2027 selama setengah musim.

Hukuman tersebut dijatuhkan ke Macan Kemayoran akibat dari kerusuhan suporter dalam laga Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten.

Dalam sanksi yang diumumkan I.League pada Rabu, Persija juga terkena denda Rp30 juta terkait insiden keributan dan sanksi larangan suporter tandang. Kemudian, mereka juga dibebani denda tambahan Rp60 juta terkait dengan pelanggaran yang melibatkan penggunaan benda berbahaya berupa flare di tribun.

"Kalau melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan, ya yang rugi itu ya bukan tim lain, tetapi ya klub sendiri dan pemain, termasuk ya para fans. Jadi ya semoga tidak terjadi lagi kejadian-kejadian yang buruk seperti itu," kata STY.

Kemenangan ini membawa Macan Kemayoran kembali memuncaki klasemen sementara Super League dengan 15 poin, menggeser posisi yang sebelumnya sempat ditempati Dewa United Banten FC dengan 14 poin.

Pada laga berikutnya, Rizky Ridho dan kawan-kawan akan kembali bermain di kandang saat menjamu Persik Kediri pada Senin (26/10) mulai pukul 19.00 WIB.

Baca juga: I League nilai Persija tak perlu ajukan banding

Baca juga: Suporter Persija dilarang hadir di laga tandang selama setengah musim


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pupuk Indonesia Ungkap Transformasi Tata Kelola Pupuk
• 17 jam lalu
0
thumb
Komisi II DPR Desak Pencabutan HGU Perusahaan Pembakar Lahan di Kalsel, Empat Korporasi Masuk Tahap Penyidikan
• 16 jam lalu
0
thumb
Aksi Para Taipan Borong Saham Saat IHSG Jatuh, Boy Thohir hingga Edwin Saratoga
• 14 jam lalu
0
thumb
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% Oktober 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Ugal-ugalan Pajero Maut Tewaskan Siswa SMP di Mampang Prapatan
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.