Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pembunuhan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai atau Bharatu Valdo yang diduga dilakukan oleh Bharada Andika di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).

Saat ini, tersangka Bharada Andika masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Sementara itu, duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum di kediaman Antonius Fernandes dan Ida Seran, orang tua Bharatu Valdo, di Kampung Sandominggo, Kelurahan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai yang tewas setelah diduga dianiaya juniornya
Sumber :
  • Threads @ix.fell88

Di mata keluarga, Bharatu Valdo dikenal sebagai sosok anak yang berbudi baik dan memiliki sopan santun. Kepergiannya secara tragis meninggalkan luka mendalam bagi kedua orang tuanya.

Ida Seran, sang ibunda, mengaku masih belum memahami motif di balik kematian putra satu-satunya tersebut. Hingga kini, ia masih menantikan kejelasan mengenai alasan pelaku tega menghabisi nyawa rekannya sendiri.

"Saya sebagai orang tua pasti merasa sangat terpukul, saya sebagai seorang Mama, sangat terpukul dengan anak saya yang meninggal, apalagi dengan cara yang tragis begini," ungkap Ida Seran, dilansir dari Apa Kabar Indonesia Malam tvOne.

Dalam kesempatan tersebut, Ida juga menyampaikan harapannya agar kasus yang menewaskan putranya dapat diusut secara menyeluruh. Ia meminta Presiden turun tangan untuk memastikan keadilan bagi almarhum.

"Saya meminta kepada bapak Presiden, kalau bisa usut tuntas masalah anak saya ini," harapnya.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa penembakan tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penyidik masih menelusuri sejumlah aspek dalam kasus tersebut, mulai dari motif hingga dugaan perundungan.

“Terkait tentang motif, pengguna senjata api, dugaan perundungan, serta ada kemungkinan keterlibatan orang lain masih didalami,” ucap Budi di Polda Metro Jaya, Selasa (21/10/2026).

Budi menegaskan, penyidik harus mengungkap perkara berdasarkan bukti dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang diperoleh juga perlu dicocokkan satu sama lain agar menghasilkan gambaran yang utuh mengenai kejadian tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tavares fokus bawa Persebaya kalahkan mantan klub
• 2 jam lalu
0
thumb
Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk Boks di Turunan Jalur Magelang-Kopeng
• 20 jam lalu
0
thumb
GIC dan Temasek Jawab Dugaan Pengaruhi MSCI Downgrade Bursa RI
• 6 menit lalu
0
thumb
Peruri Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo soal Pengembangan Chip Lokal
• 4 jam lalu
0
thumb
Percepat Pemadaman Karhutla, BPBD Palangka Raya Kerahkan Ekskavator
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.