Incar 20 Emas Porprov Jateng 2026, Kota Pekalongan Siap Kucurkan Bonus Rp920 Juta!

eranasional.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Kontingen Kota Pekalongan mematok target tinggi dengan membidik sedikitnya 20 medali emas dan menembus posisi 15 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Target realistis tersebut dipasang seiring kian matangnya persiapan para atlet, serta berkat potensi sebaran medali yang semakin merata di berbagai cabang olahraga (cabor) unggulan.

Momen pengukuhan dan pelepasan kontingen Porprov Jateng 2026 ini digelar meriah di GOR Jetayu, Kota Pekalongan, pada Selasa malam (20/10/2026).

Acara tersebut dirangkai dengan penyerahan bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi tahun 2025, serta dihadiri Dewan Penyantun KONI Kota Pekalongan, Mochamad Andy Arslan Djunaid.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan bahwa Kota Pekalongan berhasil meloloskan atlet terbaik dari 26 cabor untuk berlaga pada 25–31 Oktober 2026 mendatang.

Pria yang akrab disapa Aaf ini menyebutkan, bahwa panggung pembukaan pesta olahraga bergengsi tingkat Jawa Tengah tersebut bakal dipusatkan di GOR Jatidiri, Semarang.

“Target realistis kita minimal masuk peringkat 15 besar dan membawa pulang 20 medali emas. Mudah-mudahan bisa melampaui target tersebut,” ujar Aaf optimis di sela-sela acara.

Ia melihat peta persaingan tahun ini menunjukkan perkembangan positif, terutama dari kesiapan fisik dan taktik para atlet di tiap cabang olahraga.

“Persiapan atlet di masing-masing cabor sudah sangat maksimal. Saya melihat pemetaan potensi medali emas kali ini jauh lebih merata,” sambung Wali Kota.

Aaf mengungkapkan, sejumlah cabor diandalkan menjadi lumbung emas daerah, di antaranya biliar, olahraga dansa, pencak silat, hingga balap sepeda.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh kontingen agar tidak cepat berpuas diri dan selalu memperhitungkan kemampuan lawan di arena pertandingan.

“Jangan hanya mengukur kemampuan diri sendiri dan terlalu optimistis, tapi kita juga harus cermat melihat kekuatan lawan. Daerah lain tentu terus berkembang,” tegas Aaf.

Kunci kemenangan, menurutnya, tidak hanya terletak pada porsi latihan yang berat, tetapi juga ketahanan mental para atlet di lapangan.

“Ibaratnya, atlet harus benar-benar siap menghadapi persaingan sengit. Jaga kondisi fisik, stamina, dan mental agar siap menghadapi faktor teknis maupun nonteknis,” pesannya.

Sementara itu, Manager Tim Pemenangan KONI Kota Pekalongan, Seno Prafitri Adi, menegaskan bahwa kekuatan kontingen kali ini diisi oleh 113 atlet pilihan yang didampingi 35 pelatih berpengalaman.

Seluruh tim dipastikan telah melewati serangkaian pemantauan ketat serta pemusatan latihan demi menjaga konsistensi performa saat berlaga.

“Kami menargetkan minimal bisa naik ke peringkat 15 besar dengan membawa pulang kurang lebih 20 emas. Semoga hasilnya bisa melebihi ekspektasi,” kata Seno.

Guna mewujudkan impian tersebut, dukungan serta doa dari seluruh warga Kota Pekalongan dinilai menjadi tambahan energi yang sangat berarti bagi para atlet.

“Tentu perjuangan anak-anak di gelanggang butuh dorongan moral. Kami memohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat Kota Pekalongan,” pintanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, menjelaskan bahwa acara malam itu juga menjadi wujud apresiasi pemerintah atas dedikasi atlet dan pelatih sepanjang tahun 2025.

Pemkot Pekalongan mengucurkan total anggaran penghargaan mencapai Rp920 juta yang disalurkan kepada 297 atlet berprestasi di bawah naungan KONI, KORMI, dan NPCI.

“Harapannya, bonus ini menjadi pemicu semangat dan motivasi tambahan agar mereka tak lelah mengukir prestasi harum bagi daerah,” tutur Sabaryo.

Langkah ini mempertegas komitmen Pemkot Pekalongan dalam menjamin kesejahteraan para patriot olahraga yang telah mengharumkan nama daerah.

“Sebagai wujud komitmen Wali Kota terhadap kemajuan olahraga, penghargaan untuk atlet berprestasi tahun 2026 juga direncanakan cair pada akhir tahun nanti,” pungkas Sabaryo. (em-aha)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kabar Buruk untuk FEARNOT, Sakura LE SSERAFIM Absen di Konser Paris Hari Ini Karena Masalah Kesehatan
• 5 jam lalu
0
thumb
KKP Siapkan 2.000 Lulusan Tersertifikasi untuk Pasar Kerja Global
• 22 jam lalu
0
thumb
Kapolda Sulsel Siapkan Strategi Baru Tekan Kerusuhan di Makassar, Pelaku Dibina di SPN
• 11 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Sampai Libatkan Polri, Teguran MSCI Picu Reformasi Pasar Modal
• 22 jam lalu
0
thumb
Delegasi W20 Indonesia Dorong Kolaborasi Nyata untuk Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Tingkat Global
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.