Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan persentase penduduk miskin di ibu kota untuk pertama kalinya turun di bawah 4 persen. Dia menyebut bahwa merujuk data Maret 2026, tingkat kemiskinan Jakarta tercatat sebesar 3,96 persen.
"Di bulan Maret kemarin baru pertama kali Jakarta itu persentase penduduk miskinnya di bawah 4 persen, yaitu 3,96 persen," kata Pramono dalam konferensi pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Triwulan III 2026.
Advertisement
Ia menyampaikan sejumlah indikator yang berkaitan dengan kemiskinan dan kesempatan kerja di Jakarta juga mengalami perbaikan.
Menurutnya, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 5,79 persen, sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 66,05 persen. Kemudian, angka partisipasi angkatan kerja tersebut meningkat 0,57 poin dibandingkan Februari 2026.
"Hampir semua indikator yang berkaitan dengan kemiskinan dan kesempatan kerja kita mengalami perbaikan yang cukup signifikan, termasuk tingkat pengangguran terbukanya 5,79 persen dan juga tingkat partisipasi angkatan kerjanya 66,05, naik 0,57 dibandingkan dengan Februari yang kemarin," jelas dia.
Pramono berujar, capaian tersebut perlu dilihat di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Pemprov DKI, kata dia, terus membangun optimisme untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan kesempatan kerja masyarakat.
"Kenapa ini bisa dilakukan? Sekali lagi, optimisme itu selalu kita bangun walaupun dalam kondisi keadaan ekonomi yang tidak sedang baik-baik saja karena tekanan ekonomi dunia juga sedang berlangsung," jelas Pramono.





Komentar (0)