jpnn.com - Anggota Komisi V DPR Sofwan Dedy Ardyanto mendesak operator KMP Batumandi segera mengganti kerugian penumpang yang kehilangan barang berharga akibat kebakaran kapal di perairan Merak.
Sofwan juga meminta penyebab kebakaran kapal rute Bakauheni-Merak itu diusut tuntas untuk mencegah insiden serupa terulang.
BACA JUGA: Insiden Kebakaran KMP Batumandi, JRP Langsung Siagakan Tim Teknis Klaim
“Hak-hak konsumen pengguna jasa transportasi publik tidak boleh dikorbankan,” kata Sofwan kepada wartawan, Rabu (21/10).
Politikus PDIP itu meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden yang terjadi saat kapal memasuki alur sandar menuju dermaga Merak, Cilegon, Banten.
BACA JUGA: KPK Sita Uang dari PCNU Nias, Diduga terkait Politik Uang Muktamar NU
Menurut dia, penyelidikan perlu mencakup sumber api, pola penyebaran api, kondisi perawatan kapal, hingga penanganan darurat yang dilakukan awak kapal.
“Apakah ada kekurangan sistem keselamatan yang memungkinkan kebakaran berkembang, dan apakah kekurangan serupa berpotensi terdapat pada kapal lain?” ujarnya.
BACA JUGA: Rocky Gerung Beri Love Sign untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran
Sofwan juga mendorong agar rekomendasi perbaikan keselamatan dapat segera diterapkan tanpa harus menunggu seluruh proses investigasi rampung.
Dia menilai keberhasilan mengevakuasi seluruh penumpang dan awak kapal merupakan hal yang patut diapresiasi.
Meski demikian, evaluasi menyeluruh tetap diperlukan untuk memastikan standar keselamatan pelayaran berjalan optimal.
Sofwan turut meminta Kementerian Perhubungan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan tugas syahbandar atau Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
Pengawasan tersebut, kata dia, penting untuk memastikan pemeriksaan kelaiklautan dan keamanan kapal dilaksanakan sesuai ketentuan sebelum kapal diizinkan berlayar.
Selain itu, operator diminta segera mendata barang berharga milik penumpang yang terbakar sebagai dasar penyelesaian ganti rugi.
“Operator kapal perlu segera melakukan pendataan barang berharga milik penumpang yang turut hangus sehingga kerugian para penumpang bisa segera dibayarkan,” tegasnya.
Sebelumnya, KMP Batumandi terbakar saat memasuki alur penyeberangan Merak pada Selasa sore. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyatakan seluruh 420 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Meski begitu, sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka.
ASDP menyebut percikan api pertama kali terdeteksi di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil. Api kemudian berhasil dipadamkan pada pukul 21.02 WIB.
Hingga kini, kondisi 89 kendaraan yang berada di dalam kapal belum diketahui. Badan kapal serta dek pertama dan kedua yang digunakan sebagai area parkir kendaraan dilaporkan hangus terbakar.
Adapun penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak berwenang.(Kkp/JPNN)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra





Komentar (0)