Cegah Stunting di Kampung Lio, UI Tekankan Pentingnya Gizi dan Sanitasi

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Mencegah stunting tidak cukup hanya dengan memperbaiki pola makan anak. Lingkungan yang bersih, air minum yang aman, kebiasaan mencuci tangan, dan pengelolaan sampah juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang balita. 

Berangkat dari tantangan tersebut, Universitas Indonesia (UI) melaksanakan program “Gerakan Kampung Lio Bebas Stunting melalui Intervensi Gizi dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)” di RW 019 Kampung Lio Kel. Depok Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

BACA JUGA:20 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Bahasa Arab dan Artinya untuk di Medsos, Penuh Motivasi

Program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Dr. Fatmah, SKM, MSc Dosen Tetap Program Studi Magister Manajemen Bencana, Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI MMB SPPB UI), ini dirancang untuk mengintegrasikan edukasi gizi balita dengan perbaikan perilaku sanitasi berbasis masyarakat.

Pendekatan tersebut penting mengingat Kampung Lio merupakan kawasan permukiman padat yang masih menghadapi tantangan pengelolaan sampah, kualitas air bersih, drainase, dan sanitasi rumah tangga.

BACA JUGA:Klarifikasi Lesti Kejora soal Tim Dinilai Tidak Sopan oleh Menantu Siti Nurhaliza, Insiden Berakhir Damai

Data Posyandu RW 19 pada Maret 2024 mencatat 32 balita mengalami stunting, terdiri atas lima balita sangat pendek dan 27 balita pendek. 

Kondisi ini memperlihatkan pentingnya upaya terpadu yang tidak hanya berfokus pada asupan gizi, tetapi juga pada faktor lingkungan yang memengaruhi kesehatan anak. 

Sasaran utama intervensi gizi adalah 15 ibu yang memiliki balita stunting dan 20 kader posyandu di RW 19. 

Pada tanggal 6 Oktober 2026 di Posyandu Kangguru A Kampung Lio dilaksanakan kelas edukasi Penanggulangan Balita Stunting Berbasis STBM (Sanitasi Total berbasis Masyarakat) yang dihadiri oleh 20 kader posyandu. 

BACA JUGA:Pemprov DKI Jakarta Siapkan OMC Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Kanye West 24-25 Oktober 2026

Selanjutnya pada tanggal 8 Oktober 2026 kegiatan serupa di tempat yang sama ditujukan pada 15 ibu balita stunting. 

Kedua kelas edukasi tersebut diberikan secara interaktif melalui kegiatan pemutaran video edukasi dan diskusi tanya jawab seputar masalah gizi balita stunting dan lima pilar STBM.  

Melalui pendekatan terpadu tersebut, UI mendorong model pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan intervensi gizi, sanitasi, dan pengelolaan sampah untuk mendukung percepatan penurunan stunting. 

BACA JUGA:MAKA Grup Kembali Gelar MAKA Fest, Hidupkan Semangat Tumbuh SAMA-SAMA

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pastikan Rodri Jadi Cadangan Kontra Real Madrid, Hansi Flick Bongkar Penyebab Kekalahan Barcelona dari PSG
• 8 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino hingga Kebakaran Hutan
• 16 jam lalu
0
thumb
Kehilangan Impian sebagai Atlet Renang, Choo Young Woo Temukan Tujuan Hidup Baru di Drakor Between Steps
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemensos & CIMA Bahas Kolaborasi Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat di Maritim
• 22 jam lalu
0
thumb
Mengapa KKB Papua Sulit Diberantas? Ini Sejumlah Faktor yang Jadi Kendala
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.