Wadubes RI Sebut Hubungan Indonesia-Tiongkok di Titik Terbaik Sepanjang Sejarah

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Wakil Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Dr. Irene, mengatakan hubungan Indonesia dan Tiongkok berada di titik terbaik sepanjang sejarah, yang telah menghasilkan manfaat nyata bagi ketahanan nasional serta kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Nilai perdagangan Indonesia-Tiongkok mencapai USD136 miliar atau sekitar Rp2.434,4 triliun pada Januari-Agustus 2026, dengan surplus perdagangan Indonesia sebesar USD6,1 miliar atau sekitar Rp109,19 triliun.

Pada 2025, nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai USD137,8 miliar. Dalam satu dekade terakhir, nilai perdagangan Indonesia-Tiongkok meningkat tiga kali lipat, sedangkan investasi Tiongkok naik 12 kali lipat. Akumulasi investasi Tiongkok di Indonesia sejak 2015 mencapai USD80 miliar atau sekitar Rp1.432 triliun.

“Hubungan Indonesia-Tiongkok berada di titik terbaik sepanjang sejarah,” kata Irene, dalam keterangan di akun Instagram @kbribeijing dan @dr.irene13, Rabu, 21 Oktober 2026.

Ia menjelaskan bahwa kemitraan strategis komprehensif Indonesia dan Tiongkok mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pertahanan, teknologi, pendidikan, hingga energi hijau. Kerja sama tersebut didukung sejumlah mekanisme, termasuk Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) dan pertemuan 2+2.

Di bidang pertahanan, kerja sama kedua negara diperkuat melalui mekanisme Navy-to-Navy Talk, Air Staff Talk, serta latihan militer bersama Sharp Knife 2025.

Diplomasi Indonesia-Tiongkok juga diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional, terutama hilirisasi sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah ekonomi, transfer teknologi, dan penguatan keterampilan tenaga kerja. Memperkuat Ketahanan Nasional Kedua negara turut mendorong kerja sama pembangunan berkelanjutan, antara lain melalui rehabilitasi lahan bekas pertambangan, proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) dengan teknologi bersih, serta percepatan transisi menuju energi hijau.

Ke depan, Indonesia dan Tiongkok tengah menyusun Rencana Aksi Kemitraan Strategis 2027-2031. Sejumlah bidang yang menjadi prioritas meliputi perdagangan, investasi, ketahanan pangan, teknologi, energi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Kedua negara juga bersiap menyambut Indonesia Cultural Friendship Year 2027 untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.

Irene menekankan bahwa keberhasilan diplomasi tidak semata-mata diukur dari jumlah kesepakatan atau besarnya nilai perdagangan dan investasi, tetapi juga dari dampaknya bagi masyarakat.

“Diplomasi memang bukan soal kesepakatan dan angka. Yang terpenting bagaimana diplomasi dapat memperkuat ketahanan nasional dan turut menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Tiongkok Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis dengan Indonesia


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sinopsis dan Daftar Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn
• 12 menit lalu
0
thumb
PTN Badan Hukum Berkolaborasi Tingkatkan Pendapatan Kampus dari Luar Uang Kuliah
• 4 jam lalu
0
thumb
Angka Kemiskinan di Jakarta Turun di Bawah 4 Persen, Pramono: Pertama Kali di Ibu Kota
• 37 menit lalu
0
thumb
Seminggu Jelang TKA SMA, Murid Diminta Tak Terbebani seperti UN
• 8 jam lalu
0
thumb
Bahlil Beberkan Prioritas Golkar di 2029: Tujuan Kami Naikkan Kursi
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.