Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kembali mengirimkan para atlet terbaiknya untuk mengikuti series terakhir World Climbing Series Santiago 2026.
World Climbing Series Santiago 2026 sendiri merupakan series terakhir dari rangkaian kejuaraan World Climbing Series. Ajang bergengsi ini akan berlangsung di Santiago, Republik Chili pada Jumat (23/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026).
Indonesia sendiri akan mengirimkan tujuh atlet panjat tebing terbaik mereka, mulai dari Putra Tri Ramadani, Desak Made Rita Kusuma Dewi hingga Veddriq Leonardo akan turun di tiga nomor berbeda yakni men lead, women speed dan men speed.
Putra Tri Ramadani alias Srondeng akan menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia di nomor men lead di World Climbing Series Santiago 2026.
Srondeng menempati peringkat kedua klasemen sementara lead putra musim 2026 di belakang Neo Suzuki (Jepang). Ia sebelumnya berhasil meraih medali emas di Praha.
Pencapaian Srondeng tersebut menjadi emas lead World Climbing Series pertama Indonesia di luar nomor speed.
Sementara itu, persaingan nomor speed pun semakin sengit. Pada nomor putra, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Raharjati Nursamsa menguntit di papan atas di belakang Jepang dan China yang menempati posisi teratas klasemen.
Sedangkan pada sektor putri, Emma Hunt dari Amerika Serikat memimpin klasemen, sementara Desak Made Rita menjaga posisi di tiga besar.
Meski persaingan ketat terus berlangsung, namun nomor speed tetap menjadi lumbung medali bagi tim panjat tebing indonesia.
Sebelumnya Antasyafi Robby Al Hilmi sempat merebut emas seri Guiyang dengan catatan 4,65 detik pada September 2026. Lalu ada Raharjati Nyrsamsa meraih perunggu di seri Krakow.
Daftar atlet panjat tebing Indonesia di World Climbing Series Santiago 2026:
Men Lead:
1. Putra Tri Ramadani
Women Speed:
1. Rajiah Sallsabillah
2. Desak Made Rita Kusuma Dewi
Men Speed:
1. Veddriq Leonardo
2. Aditya Tri Syahria
3. Raharjati Nursamsa
4. Antasyafi Robby Al Hilmi.
(nad)





Komentar (0)