Warga Sampit Keluhkan Kabut Asap Karhutla Berkepanjangan, Sesak Napas dan Mata Perih

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Warga Sampit Keluhkan Kabut Asap Karhutla Berkepanjangan, Sesak Napas dan Mata PerihNasional | inews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:17

KOTIM, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah hingga Rabu (21/10/2026). Kualitas udara berada pada level berbahaya dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 1.502 berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup pukul 08.00 WIB.

Asap tebal membatasi jarak pandang di sejumlah ruas jalan. Pengendara sepeda motor maupun mobil harus lebih berhati-hati saat melintas karena pandangan terhalang kabut asap.

Dampak karhutla juga dirasakan warga yang telah menghadapi kabut asap selama sekitar tiga bulan. Sejumlah warga mengeluhkan sesak napas, mata perih, sakit kepala, hingga batuk-batuk akibat kondisi udara yang buruk.

Rahman, warga Sampit mengeluhkan kabut asap yang menyelimuti kota. Kondisi tersebut membuat warga mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

"Kabut asap tebal banget mengganggu pernapasan dan mata perih," ujar Rahman.  

Baca Juga:Polri Kerahkan Ribuan Personel Jaga FIFA ASEAN Cup di Jakarta dan Bandung

Berdasarkan data ISPU Kementerian Lingkungan Hidup (LH), parameter pencemar yang menjadi perhatian di Sampit adalah PM10. Partikel PM10 merupakan partikel debu berukuran 10 mikrometer atau lebih kecil yang dapat mencemari udara dan terhirup saat bernapas.

Di tengah kondisi tersebut, warga berharap kabut asap segera teratasi agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal. Masyarakat juga perlu membatasi kegiatan di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel pencemar.

#kalteng

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BTN (BBTN) Kaji Opsi Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Modal
• 15 jam lalu
0
thumb
Berbuat asusila saat jam kerja, hakim K disanksi nonpalu 2 tahun
• 16 jam lalu
0
thumb
PGE Butuh Investasi USD 6 Juta per MW, Bidik Kapasitas Panas Bumi 1,8 GW
• 9 jam lalu
0
thumb
BBM Langka di Bangkalan, Sopir Angkutan Umum Kesulitan Mendapatkan Solar
• 18 jam lalu
0
thumb
5 Fakta Menarik Piye To Kih? Kisah Cinta Manusia dan Hantu yang Penuh Keruwetan
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.