JAKARTA, KOMPAS.TV – Operasional dan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Bali kembali normal, Rabu (21/10/2026) setelah sempat terjadi antrean panjang selama lebih dari sepekan.
Pantauan di SPBU Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Bali, menunjukkan warga yang membeli BBM jenis Pertamax kini dapat mengisi bahan bakar tanpa harus menunggu lama.
Sementara itu, pembelian Pertalite masih mengikuti kebijakan ganjil genap yang diperpanjang hingga 23 Oktober 2026.
Sejumlah warga menilai kebijakan ganjil genap cukup efektif untuk mengurai antrean.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas antrean BBM yang terjadi selama lebih dari satu pekan, Senin (19/10/2026).
Simon juga berjanji Pertamina akan melakukan evaluasi dan meningkatkan pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di Bali yang merupakan salah satu destinasi pariwisata dunia.
“Atas nama Pertamina Group, dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami berjanji dan berkomitmen bahwa kejadian ini tidak akan terulang di kemudian hari,” ujar Simon.
Video Editor: Novaltri
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- pertamina
- bbm
- antrean bbm
- bahlil
- dirut pertamina






Komentar (0)