REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) memprioritaskan program pengembangan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat perbatasan dan dapat segera direalisasikan. Arahan ini disampaikan langsung oleh Kepala BNPPDT, Maruli Simanjuntak, dalam forum koordinasi internal perdana di Jakarta, Selasa.
Maruli menekankan agar jajarannya mengutamakan inisiatif yang dapat dilaksanakan secara cepat dengan biaya relatif terjangkau. Tujuannya adalah agar manfaat ekonomi dapat segera dirasakan oleh masyarakat setempat.
“Kalau misalnya ada satu konsep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang kelihatannya tidak terlalu mahal atau mudah mengeksekusinya, kita cobakan, kita selesaikan,” kata Maruli dalam keterangan yang diterima.
Kaji Potensi Wilayah dengan Libatkan Akademisi
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Maruli meminta Kelompok Ahli BNPPDT membentuk tim guna mengidentifikasi dan mengkaji potensi setiap wilayah. Tim tersebut diharapkan memiliki koordinator serta melibatkan akademisi, mahasiswa, dan tenaga ahli sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.
Hasil kajian itu nantinya akan menjadi dasar penyusunan rencana pengembangan wilayah secara terperinci. Ini termasuk pemetaan kebutuhan infrastruktur dan sarana pendukung, seperti sarana transportasi air di daerah-daerah yang memerlukannya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Di sisi lain, Maruli menegaskan bahwa seluruh program dan pekerjaan BNPPDT yang sedang berjalan harus tetap dilaksanakan. Ia juga meminta jajarannya untuk segera mengomunikasikan berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan cepat agar dapat dikoordinasikan dan dicarikan solusinya.
“Semua pekerjaan tetap berjalan seperti biasanya. Ada hal-hal yang kira-kira perlu solusi cepat, silakan berkomunikasi dengan saya,” tegasnya.
Melalui pemetaan potensi wilayah dan penentuan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, BNPPDT mendorong pengembangan wilayah perbatasan dan daerah terpencil yang lebih terukur. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat nyata.
Komentar (0)