6 Aktivis Greenpeace Dibebaskan: Bukan Akhir dari Perjuangan

rctiplus.com
15 jam lalu
Cover Berita
6 Aktivis Greenpeace Dibebaskan: Bukan Akhir dari PerjuanganNasional | sindonews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:38Dengarkan Berita

Enam aktivis Greenpeace akhirnya dipulangkan dari Polda Metro Jaya pada Selasa (20/10/2026) malam. Selama sekitar delapan jam mereka tertahan sejak dibawa tim Biddokkes Polda Metro Jaya pada sekitar pukul 12.00 WIB.

Mereka merupakan para aktivis yang ditangkap dalam aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia Jeanny Sirait menegaskan bahwa pembebasan enam aktivis Greenpeace tersebut bukan akhir dari perjuangan mereka.

“Pembebasan ini bukan akhir dari perjuangan kami. Aksi damai di Bundaran HI menjadi awal untuk menggaungkan kesadaran bahwa krisis iklim sudah sampai di meja makan kita, melalui kenaikan harga pangan dan hilangnya sumber penghidupan," ujar Jeanny Sirait dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:KRL Tangerang-Duri dan Basoetta Mengalami Keterlambatan Imbas Vandalisme Persinyalan

Baca juga: 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dipulangkan usai 8 Jam di Polda Metro Jaya

Aksi ini menyuarakan keresahan masyarakat atas krisis iklim yang kian nyata, mulai dari kekeringan, banjir, kebakaran hutan, hingga anomali cuaca yang mengancam penghidupan dan memperberat beban hidup. Pemerintah harus segera bertindak untuk menangani krisis iklim dan melindungi rakyat.

"Pemerintah tidak bisa terus abai. Kami akan terus bersuara dan mendesak pemerintah mengambil tindakan nyata untuk menangani krisis iklim dan menurunkan biaya hidup,” ujarnya.

Greenpeace Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) dan AMAR Law Firm & Public Interest Law Office atas dukungan dan pendampingan hukum kepada enam aktivis selama proses pemeriksaan hingga pembebasan, serta kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan solidaritas terhadap perjuangan ini.

Dukungan ini memperkuat semangat untuk terus memperjuangkan keadilan iklim, demokrasi, dan hak masyarakat untuk bersuara. Sebelumnya, Aktivis Greenpeace menggelar aksi membentangkan spanduk berisi kritik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Baca Juga:20 Perwira Dimutasi ke Itwasum Polri pada Agustus 2026, Ada AKBP hingga Irjen Pol

Aksi Greenpeace Indonesia tersebut bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Greenpeace membentangkan spanduk bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?” sebagai bentuk kritik terhadap penanganan krisis iklim dan bencana ekologis yang dinilai semakin mengancam kehidupan masyarakat.

Selain itu, Greenpeace juga membentangkan spanduk bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”.

#daerah

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PDIP Pecat Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terseret Kasus KPK
• 5 jam lalu
0
thumb
Wali Kota Makassar Dorong Guru Kuasai Koding dan AI, Tekankan Pentingnya Adaptasi Teknologi
• 15 jam lalu
0
thumb
Viral Slogan Bismillah Cest Les Tenebres di Demo Pelajar Prancis, Apa Maknanya?
• 6 jam lalu
0
thumb
Kemenag Ingatkan Etika Berdakwah Usai Viral Ceramah Habib Alwi Assegaf
• 10 jam lalu
0
thumb
PDIP Ajak Anak Muda Sekolah Partai, Singgung Jadi Presiden-Wapres Butuh Proses
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.