Gunakan Jalur Udara, Satgas Karhutla Jambi Jangkau Wilayah Tersulit

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi bersama Posko Subara menurunkan personel gabungan dari udara menggunakan helikopter menuju lokasi kebakaran yang tak terjangkau oleh tim darat. Penurunan pasukan difokuskan di Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Desa Labuhan Pering merupakan salah satu titik rawan kebakaran lahan gambut yang lokasinya sangat terisolasi dan sulit ditembus melalui jalur darat. Usai mendarat di titik sasaran, personel Satgas gabungan langsung bergerak cepat memadamkan kobaran api di area gambut yang telah cukup lama terbakar. Operasi pemadaman darat ini turut dibantu oleh warga setempat yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.

"Kita sudah men-dropping personel dan perlengkapan di tempat-tempat yang sulit dijangkau. Setelah sampai di sasaran atau titik-titik yang sudah ditentukan, itu langsung melakukan aksi. Di sana juga kebetulan tidak jauh dari tempat itu ada masyarakat dan mereka juga ikut bahu-membahu membantu personel kita yang melakukan pemadaman, khususnya di daerah Labuhan Pring ini di Kecamatan Sadu," ucap Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih Jambi, Brigjen TNI Nyamin, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

BNPB: 454 Hektare Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Padam


Nyamin menyampaikan bahwa strategi penerjunan personel dan pendorongan perlengkapan via udara efektif menjangkau titik-titik api yang terisolasi. Pihaknya terus memantau dinamika di lapangan dan siap menambah jumlah pasukan jika kondisi memerlukan penebalan.

"Nanti kita lihat perkembangan situasi. Jadi apabila memungkinkan nanti harus dilakukan penebalan personel, nanti akan kita tambah," ucapnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rocky Soraya Ungkap Proses The Doll Ghawiah Terpilih Tayang di IMAX
• 8 jam lalu
0
thumb
Tambang Emas Longsor, Sedikitnya 14 Orang Tewas
• 10 jam lalu
0
thumb
Dasar Hukum Dipersoalkan, TAUD Desak Polisi Lepaskan Enam Aktivis Greenpeace
• 5 jam lalu
0
thumb
Hadapi Bhayangkara FC, Caretaker PSIM Bicara Minimnya Waktu Persiapan
• 17 jam lalu
0
thumb
BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.