Presiden Iran tegas tolak pemaksaan tuntutan melalui kekerasan

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Teheran (ANTARA) - Teheran tidak akan menerima upaya negara lain untuk memaksakan kehendak dan tuntutannya kepada negara-negara lain melalui kekerasan dan tekanan, demikian disampaikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov yang sedang berkunjung di Teheran pada Senin (19/10).

Merujuk pada serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, Pezeshkian mengatakan pembunuhan terhadap para pemimpin, komandan militer, ilmuwan nuklir, dan pelajar Iran, serta serangan terhadap infrastruktur, melanggar semua standar hukum dan moral, terutama saat Teheran masih melakukan negosiasi dengan Washington.

Iran tidak memiliki perselisihan mendasar dengan negara-negara lain di kawasan Asia Barat dan siap menyelesaikan berbagai isu serta tantangan yang ada melalui dialog, kata Pezeshkian, menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web kantornya.

Sementara itu, Lavrov menyoroti keselarasan Rusia-Iran dalam berbagai isu global, seraya menekankan perlunya melanjutkan pembicaraan diplomatik dan memanfaatkan kapabilitas yang ada untuk memperkuat perdamaian dan keamanan, papar pernyataan tersebut.

Lavrov tiba di Teheran sebelumnya pada hari itu. Iran dan Rusia, yang sama-sama dikenai sanksi AS, dalam beberapa tahun terakhir memperluas hubungan politik dan ekonomi mereka untuk menghadapi pembatasan AS.





Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah Tertekan Lonjakan Harga Minyak Mentah dan Isu MSCI
• 9 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Berbelasungkawa Atas Wafatnya Subagyo Hadi Siswoyo Tokoh Militer Indonesia
• 8 jam lalu
0
thumb
[FULL] Kapolres Metro Jakpus Ungkap Kondisi 6 Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Patung HI
• 4 jam lalu
0
thumb
IHSG Ditutup Meroket 5,65 Persen ke 5.278,89, Nilai Transaksi Tembus Rp25 Triliun
• 1 jam lalu
0
thumb
PLN UID Yogyakarta Edukasi Siswa SMA AFBS tentang Kelistrikan dan Dunia Kerja
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.