Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta setiap sekolah memaksimalkan 20 persen Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas) untuk perbaikan sekolah.
Katanya, porsi itu harus dimanfaatkan untuk perawatan bangunan atau infrastruktur sekolah.
“Jadi setiap anggaran Bosnas itu kan 20 persennya untuk pemeliharaan. Ayo dicat semua. Jadi sekolah-sekolah negeri identik dengan sekolah afirmasi. Maka saya tidak ingin anak-anak maupun yang berobat di puskesmas ya, yang sakit yang orang-orang dalam kategori miskin tapi mereka mendapatkan pelayanan yang tidak bagus,” bebernya, Selasa (20/10/2026).
Selain memaksimalkan Bosnas, ia memastikan akan menambahkan anggaran untuk pendidikan dan pelayanan dasar lain.
“Oh iya (anggaran pendidikan ditambah),” tegasnya.
Sementara Febrina Kusumawati Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menambahkan akan mengecek lagi sekolah-sekolah soal penggunaan dana Bosnas 20 persen untuk perbaikan.
“Ya dipakai cuma ya rupa-rupa warnanya ini yang aku harus lakukan cek kembali yang masih beli alat kebersihan beli apa ya pemeliharaan-pemeliharaan yang seringan sifatnya mungkin dan dari genteng dan segala macam kayak gitu, aku ditunggu ini, seperti itu,” ucapnya.
Besaran dana tiap sekolah untuk perbaikan sekolah ini katanya beragam bergantung dengan jumlah siswa yang ada.
“Kalau satu siswa itu, kalau enggak salah Rp1.200.000 begitu coba bayangin kalau siswa kalau sekolah itu punya siswa seribu berarti kan Rp1 miliar sekian ya kurang lebih ya 20 persen ya Rp200 jutaan kurang lebih hitung-hitungan gampangku begitu,” tandasnya.(lta/kir/ham)





Komentar (0)