Emas Digital Berpotensi Tembus USD700 Miliar, Indonesia Jadi Pasar Potensial

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Investasi emas kini tak hanya identik dengan membeli perhiasan atau menyimpan emas batangan di rumah. Masyarakat juga bisa berinvestasi melalui emas digital yang dapat diakses lewat platform keuangan. Tren ini membuka peluang besar bagi industri emas global, termasuk Indonesia.

Dilansir dari keterangan resminya pada Selasa, 20 Oktober 2026, World Gold Council (WGC) dalam riset terbarunya bersama Boston Consulting Group (BCG) memperkirakan pasar emas digital memiliki potensi permintaan yang belum tergarap hingga USD700 miliar atau lebih dari Rp12,59 kuadriliun. Angka tersebut merupakan estimasi potensi permintaan apabila berbagai hambatan investasi dapat diatasi, bukan target pertumbuhan dalam waktu dekat.

Dalam skenario dasar, pasar emas digital diperkirakan tumbuh sekitar 27 persen per tahun selama lima tahun dan mencapai USD160-170 miliar pada 2031. Nilainya bahkan berpotensi menyentuh USD270-280 miliar jika hambatan adopsi bisa diatasi lebih cepat.

Indonesia menjadi salah satu pasar yang menonjol dalam riset tersebut. Dari 12 negara yang disurvei, Indonesia mencatat tingkat kesadaran terhadap emas digital tertinggi, yaitu 76 persen.

Secara global, emas digital yang didukung emas fisik dan disimpan di fasilitas penyimpanan khusus mencakup 89 persen dari total nilai pasar emas digital. Lebih dari separuh nilai kepemilikan produk tersebut berada di China, India, dan Indonesia.

Di Indonesia, akses investasi emas digital tersedia melalui lembaga keuangan yang dikenal masyarakat, seperti Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Riset tersebut mencatat sekitar lima juta nasabah di Indonesia telah melakukan transaksi emas digital.

Head of Asia-Pacific (ex-China) dan Global Head of Central Banks World Gold Council, Shaokai Fan, menilai akses melalui lembaga yang sudah dipercaya masyarakat dapat membantu memperluas partisipasi investasi emas.

”Indonesia menunjukkan bagaimana akses melalui lembaga yang sudah dikenal dan terpercaya dapat memperluas jangkauan investasi emas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa layanan keuangan digital memungkinkan masyarakat membeli emas dengan lebih mudah dan nominal yang lebih terjangkau. Kepercayaan dan kemudahan akses pun akan menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan pasar.

“Tingginya kesadaran dan meningkatnya partisipasi masyarakat Indonesia terhadap emas digital menjadi sinyal positif bagi perkembangan pasar di Indonesia. Ke depan, penguatan kepercayaan dan kemudahan akses akan menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ini.” jelasnya.
 

Baca Juga :

Cuma Modal Rp10 Ribu, Anak Muda Kini Bisa Mulai Investasi Emas
  Kepercayaan Jadi Kunci Pertumbuhan Emas Digital
Meski potensinya besar, perkembangan emas digital masih menghadapi sejumlah hambatan. Riset WGC dan BCG mengidentifikasi empat faktor utama, yaitu kepercayaan, akses, kegunaan, dan biaya. Dari keempatnya, kepercayaan menjadi faktor paling menentukan.

Investor membutuhkan perlindungan konsumen yang kuat, bukti kepemilikan emas fisik yang transparan, kemudahan mencairkan atau menukarkan kembali emas, serta aturan yang jelas. Tanpa hal tersebut, besarnya minat masyarakat belum tentu berujung pada transaksi.

Peluang pertumbuhan juga datang dari masyarakat yang sebelumnya belum memiliki emas. Sekitar 65 persen potensi permintaan yang belum terealisasi berasal dari kelompok tersebut. Selain itu, investor muda menjadi salah satu pendorong tren, dengan tingkat kesadaran terhadap emas digital mencapai 50 persen pada kelompok usia 25–34 tahun, dibandingkan 23 persen pada kelompok usia 55 tahun ke atas.

CEO World Gold Council, David Tait, mengatakan bahwa minat investor perlu didukung infrastruktur yang memadai. 

“Besarnya minat investor terhadap emas digital sudah terlihat jelas, tetapi permintaan tersebut tidak akan dapat berkembang tanpa dukungan infrastruktur yang memadai,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah Gold as a Service, yang dirancang membantu penerbit produk emas digital melalui dukungan pengadaan emas, penyimpanan aset, dan kepatuhan regulasi. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Emas Digital Berpotensi Tembus USD700 Miliar, Indonesia Jadi Pasar Potensial Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/0KvZy99K-emas-digital-berpotensi-tembus-usd700-miliar-indonesia-jadi-pasar-potensial

(ANN)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pusat Kota Surabaya Sempat Gelap Gulita, Ada Gangguan Pasokan Listrik
• 20 jam lalu
0
thumb
Jadi Saksi, Verlita Evelyn Beberkan Perjuangan Marsha Aruan di Tengah Kondisi Ibunda yang Sakit
• 7 jam lalu
0
thumb
PAN soal Survei Pemerintahan Prabowo: Ukuran Berhasil Bukan Cuma Angka
• 5 jam lalu
0
thumb
Yavianda Rifky Antar Indonesia Raih Emas Perdana di Asian Para Games 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
PKS Dorong RUU Keadilan Iklim, Daerah Rentan Bencana Perlu Dapat Kompensasi
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.