Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan dua target utama partainya menjelang Pemilu 2029. Golkar menargetkan penambahan jumlah kursi sekaligus berkomitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir masa jabatan.
Bahlil mengatakan, kedua target tersebut telah diputuskan dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar.
“Partai Golkar dalam Pemilu 2029, ada dua ya keputusan Golkar yang sudah diputuskan baik di Munas maupun di Rapimnas, ya. Ada dua,” kata Bahlil usai ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (20/10), dalam rangka HUT Ke-62 Partai Golkar.
Target pertama adalah meningkatkan jumlah kursi yang diperoleh Golkar dalam Pemilu 2029. Bahlil menyebut target tersebut menjadi salah satu indikator kinerja utama (KPI) pengurus partai di bawah kepemimpinannya.
“Yang pertama adalah secara internal banyak program, tapi program yang pertama adalah kita bagaimana menaikkan jumlah kursi. Karena itulah KPI pengurus Partai Golkar sekarang di bawah pimpinan ketua umumnya saya,” lanjut Bahlil yang menjabat Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi ini.
Saat ini, kursi Golkar di DPR sebanyak 102 (17,59% dari total kursi DPR RI) — nomor dua setelah PDIP.
Target kedua adalah mempertahankan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan. Bahlil menegaskan Golkar akan konsisten menjalankan keputusan politik tersebut.
Ia mengatakan Golkar ingin terus berperan dalam mendukung pemerintah untuk menjalankan agenda pembangunan nasional.
“Golkar tahu, Golkar hadir sebagai instrumen politik negara yang selalu membantu pemerintah dalam rangka mewujudkan cita-cita proklamasi, yaitu tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.






Komentar (0)