Awas Tertipu Israel, Tiruan Film Dokumenter NAZA Disebar di Internet

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Israel tak hanya mengecam film dokumenter NAZA buatan Yuval Abraham dan Rachel Szor. Negara itu juga dikabarkan membuat film tandingannya yang meniru gaya film NAZA dan disebarkan melalui internet.

Film tandingan berjudul NAZA: The Real Story muncul di internet. Domain situsnya dibuat enam hari setelah peluncuran film aslinya di Festival Film Internasional pada 16 September 2026 lalu.

Pembuat film ini adalah seorang pengacara dan anggota pasukan cadangan Israel bernama Ariel Averbuch. Selain itu adapula nama kandidat partai sayap kanan Israel First, Roi Danino sebagai pembuat film lainnya.

Cara bertuturnya mirip dengan film aslinya, termasuk penggunaan wawancara anonim yang direkam di atap gedung di Tel Aviv.

Pilihan Redaksi
  • Konten Viral AI Bertebaran di Medsos, Ini Cara Cek Biar Tak Tertipu
  • Cara Kosongkan Memori HP Tanpa Menghapus Chat Penting di WhatsApp

The Guardian menuliskan film tandingan itu dipromosikan dengan perhitungan tidak masuk akal. Kabarnya telah ditonton lebih dari 42 juta kali, sedangkan laman YouTube resminya saja hanya memiliki 30 ribu penayangan.

Dari analisis teknis, kemungkinan perbedaan ini didorong permintaan yang dibuat ke situs baik manusia maupun bot. Namun bukan jumlah orang yang menonton video itu.

Averbuch sendiri tak tahu soal klaim penonton 42 juta. Dia juga mengarahkan pertanyaan itu pada tim teknisnya.

Pemerintah Israel dalam hal ini Kedutaan Besar Israel di Amerika Serikat (AS) ikut mempromosikan film dokumenter dengan membagikannya di akun resmi media sosial. Namun membantah keterlibatan kementerian luar negeri dalam pembuatannya.

"Memperkuat pesan pembuatnya dan memaparkan pada khalayak yang lebih luas mengenai argumen yang menantang dan membongkar fitnah darah serta tuduhan palsu," kata pihak kedutaan, dikutip Selasa (20/10/2026).

Pemerintah Israel juga mengatakan bakal memberikan penghargaan pada para pembuat film atas kontribusi pada diplomasi politik negara itu. Tanggapan yang bertolak belakang dengan NAZA.

Israel mengecam film itu dan berencana mencabut kewarganegaraan dua pembuat filmnya, serta menuding melakukan pengkhianatan.

Film NAZA yang diproduksi The Guardian ditayangkan pada lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia.

NAZA mewawancarai sejumlah orang dalam militer Israel untuk merinci cara serangan mereka yang dibantu AI selama perang terjadi. Mereka menargetkan anggota Hamas dan tahu dampaknya juga akan menewaskan warga sipil Palestina.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PERURI perkuat pembinaan UMKM untuk perluas akses pasar ekspor
• 17 jam lalu
0
thumb
Survei Poltracking: Bansos Tepat Sasaran dan MBG Sukses Dongkrak Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
• 10 jam lalu
0
thumb
[FULL] Komentar Roy Suryo & Tim Kuasa Hukum Kritik Hakim Usai Eksepsi Ditolak, Soroti Ijazah Jokowi
• 3 jam lalu
0
thumb
Beijing Diprediksi Menua pada 2035, Sepertiga Penduduk Berusia 60 Tahun ke Atas
• 22 jam lalu
0
thumb
Pengakuan Jujur Rival Megawati Hangestri usai Jadi MVP Final KOVO Cup 2026
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.