7 Negara yang Ternyata Tidak Punya Tentara

okezone.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Tujuh negara yang ternyata tidak punya tentara menarik untuk diketahui. Pasalnya, pemerintahan di berbagai belahan dunia pada umumnya membutuhkan pasukan militer untuk melindungi negaranya.

Merujuk pada World Population Review, militer atau tentara merupakan kekuatan tempur yang terorganisasi dengan persenjataan lengkap. Meski tugas utamanya adalah berperang dan menjaga kedaulatan negara, militer juga mengemban misi kemanusiaan, seperti menyalurkan bantuan pangan dan layanan medis bagi warga yang membutuhkan.

Di antara negara-negara dengan kekuatan militer terkuat seperti Amerika Serikat dan Rusia, terdapat sejumlah negara yang sama sekali tidak memiliki pasukan tentara. Meski demikian, keamanan negara-negara tersebut tetap terjamin berkat perlindungan militer dari negara tetangga di dekat mereka. Negara mana saja yang dimaksud? Berikut ulasannya.

Baca Juga :
Kapal Induk KRI Sriwijaya Jadi Pangkalan Terapung Operasi Militer dan Mulai Disiapkan Atasi Bencana

Negara Tanpa Militer

Mengutip World Population Review, militer adalah kekuatan tempur yang sangat terorganisasi dan dipersenjatai secara lengkap, yang disahkan, dibiayai, dan dikelola oleh pemerintah suatu negara berdaulat.

Pada awalnya, militer dibentuk terutama untuk berperang. Meski begitu, institusi ini juga dapat menjalankan tugas kemanusiaan, seperti menyediakan makanan, air bersih, dan layanan medis bagi mereka yang membutuhkan.

Terdapat tiga kategori negara yang tidak memiliki militer, yakni:

Baca Juga :
Laporan: Pemerintahan Trump Ancam Gunakan Kekuatan Militer terhadap Vatikan Terkait Kritik Perang Iran

  1. Negara yang telah mengalami demiliterisasi
  2. Negara yang sejak awal berdiri tidak membentuk militer
  3. Negara dan wilayah tanpa militer

Monako yang merupakan bekas wilayah jajahan Prancis termasuk kategori kedua dan hingga kini masih mengandalkan Prancis dalam urusan pertahanan. Sementara untuk kategori ketiga, terdapat negara-negara yang tidak memiliki “kekuatan militer reguler”, namun pasukan kepolisian nasional mereka berperan sebagai kekuatan militer de facto, menurut definisi CIA.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sekjen PBB Paparkan Empat Prioritas untuk Perkuat Kerja Sama Multilateral
• 21 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Jakarta Gandeng Netflix hingga Turki, Rano Karno Genjot Industri Perfilman
• 5 jam lalu
0
thumb
Masyarakat Dinilai Perlu Diedukasi Bahaya Mendekati Karhutla
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.564.000 per Gram Hari ini
• 7 jam lalu
0
thumb
Irau Malinau ke-12 Siap Digelar, 190 UMKM Ramaikan HUT ke-27
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.