Dentuman Misterius Gegerkan Warga di Bojonegoro-Madiun, BMKG Beri Penjelasan

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Madiun -

Suara dentuman keras terdengar di sekitar Gunung Pandan, wilayah perbatasan Bojonegoro dan Madiun, membuat warga penasaran. Suara tersebut dilaporkan terdengar pada Minggu petang setelah Magrib.

"Infonya begitu (ada suara dentuman) tapi saya sedang di Karangjati Ngawi," ujar Kepala Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Suprapto dilansir detikJatiim, Selasa (20/10/2026).

Meski sedang berada di luar desa saat kejadian, Suprapto mengatakan ada warga yang mendengar suara tersebut. Desa Sumberbendo sendiri berada di lereng Gunung Pandan.

"Tapi info saking (dari) masyarakat sami mireng (mendengarkan)," imbuhnya.

Baca juga: Sopir Pajero Penabrak Siswa SMP di Jaksel Dites Urine, Ini Hasilnya

Sementara itu, Petugas Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya BMKG Nganjuk, Setiyaris, mengatakan tidak ada aktivitas kegempaan yang terdeteksi di sekitar Gunung Pandan berdasarkan pemantauan BMKG. Dia menyebut banyak faktor yang menyebabkan suara dentuman.

"Perlu diverifikasi lagi karena dentuman banyak penyebabnya, secara teori memang salah satu kemungkinan dentuman misterius yang terdengar di suatu wilayah adalah gelombang akustik akibat aktivitas tektonik atau vulkanik. Secara sederhana, pelepasan energi di dalam bumi dapat menghasilkan getaran yang merambat melalui batuan dan, dalam kondisi tertentu, memicu gelombang tekanan di udara," kata dia.

"Gelombang suara atau infrasonik ini dapat merambat jauh, mengalami pembiasan dan pemantulan oleh lapisan atmosfer, sehingga suara terdengar di lokasi yang jauh dari sumbernya. Namun, tidak semua dentuman berasal dari aktivitas tektonik atau vulkanik. Fenomena atmosfer, petir, aktivitas manusia, maupun gelombang kejut juga dapat menimbulkan suara serupa. Untuk memastikan sumbernya, diperlukan korelasi data seismik, infrasonik, kondisi atmosfer, serta laporan pengamatan di lapangan," imbuhnya.

Baca selengkapnya di sini.




(wnv/wnv)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Tembus US$ 154/Ton, Bahlil Relaksasi Terbatas Produksi Batu Bara
• 17 jam lalu
0
thumb
Karateka Zaskia Putri Sabet Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia Karate Junior 2026
• 2 jam lalu
0
thumb
PSG Siap Hajar Barcelona di Liga Champions, Enrique Ungkap Cara Jinakkan Lamine Yamal
• 5 jam lalu
0
thumb
Rekayasa Lalu Lintas Demo 20 Oktober 2026 di Jakarta, Cek Pengalihan Arus
• 5 jam lalu
0
thumb
[FULL] Mampukah IHSG Rebound Tanpa Asing? Analis Pasar Modal Pertanyakan BEI | KOMPAS BISNIS
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.