Mediaapakabar.com- Dua Penembak Wadan KOTI PP Diciduk, Pemuda Pancasila Minta Dalangnya Disikat!
Aksi teror berdarah yang menewaskan Wakil Komandan KOTI Pemuda Pancasila (PP) Deli Serdang, Doni Pacek, mulai terkuak! Dua orang terduga pelaku penembakan ganas di Tanjung Morawa itu dikabarkan sudah berhasil diciduk polisi.
Meski begitu, jajaran PP Deli Serdang tidak mau main-main. Ketua MPC PP Deli Serdang, Junaidi, menegaskan polisi harus mengusut tuntas kasus ini sampai ke otak pelakunya!
"Kita masih menunggu apakah itu senjata api asli atau softgun. Yang kita tahu dua terduga pelaku sudah diamankan. Sampai sekarang kita belum tahu mereka dari pihak atau kelompok mana," tegas Junaidi di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Medan, Senin (19/10/2026).
Aksi penembakan mematikan itu berlangsung sangat cepat. Doni Pacek bersama empat rekannya yang berada di dalam mobil mendadak diberondong tembakan oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.
"Anggota itu lagi jalan bawa mobil. Tiba-tiba ditembak dari luar naik sepeda motor. Anggota kita yang terluka tiga orang. Dua kena tembak dan satu kena bacok. Satu yang ditembak tewas, yang kena tembak satu lagi di bagian paha kiri," ungkap Junaidi dengan nada geram.
Peristiwa mencekam ini berawal dari bentrokan antar-kelompok pemuda di simpang tiga Jalan Limau Mungkur, Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa, Minggu (18/10/2026) malam.
Serangan mendadak tersebut menewaskan Doni Pacek dan membuat sejumlah pemuda lainnya bersimbah darah. (MC/Rel)






Komentar (0)