Kampung Boncos Kembali Disasar, Polisi Ungkap Temuan Mengejutkan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menyasar kawasan Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dalam operasi yang digelar Senin (19/10/26), petugas menemukan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :
Kapolri Ungkap 98 Kasus Karhutla Korporasi Naik Penyidikan, Pemilik Perusahaan Bisa Terseret
32 Perusahaan Kena Sanksi Gegara Karhutla, 12.926 Hektare Lahan Terbakar di 7 Provinsi

Meski tidak ada tersangka yang diamankan dalam kegiatan tersebut, polisi menyita sejumlah barang, mulai dari tujuh alat isap, 10 pipet, dua pak sedotan, 10 korek api, satu palu, dua gunting, hingga empat cutter.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Bismo Teguh Prakoso mengatakan, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tersebut merupakan bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurut Bismo, langkah kepolisian tidak cukup hanya dengan melakukan penindakan. Pengawasan dan pencegahan juga perlu dilakukan agar kawasan yang telah ditangani tidak kembali menjadi lokasi aktivitas narkotika.

“Pemberantasan narkotika harus berjalan bersama dengan pemulihan kawasan. Kami melakukan pemeriksaan dan penindakan secara terukur terhadap setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, sekaligus mendorong agar lingkungan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa,” ujar Bismo.

Seluruh barang yang ditemukan petugas selanjutnya dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.

"Seluruh barang tersebut dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Bismo.

Operasi di Kampung Boncos diawali dengan apel gabungan di Pospol Lantas Tomang. Sebanyak 101 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

Personel berasal dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Ditsamapta, Satbrimob, Bidpropam, Biddokkes, Bidhumas, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, POM TNI, serta Satpol PP DKI Jakarta.

Keterlibatan lintas instansi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan penanganan peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan masyarakat. Menurutnya, informasi dari warga dapat membantu mencegah munculnya kembali penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kami mendorong penanganan narkotika tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan kepedulian terhadap lingkungan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika kembali muncul,” ujar Budi.

Baca Juga :
Pelajar 14 Tahun Tewas Ditabrak Pajero di Mampang, Avanza Parkir dan Hyundai Ikut Tertabrak
Kapolri Temui Panglima TNI, Bahas Narkoba Cair Lewat Vape hingga Tambang Ilegal
Polisi Buru WNA Berinisial C di Kasus Etomidate Rp2,8 Miliar, Diduga Kendalikan Peredaran di Jakarta

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Siswi SMP Diduga Bully Siswi SD di Palangka Raya: Dipukul, Dijambak-Dibanting
• 6 jam lalu
0
thumb
Bahlil Tambah Cadangan Pertalite di Bali, dari 11 Hari ke Level 15 Hari
• 9 jam lalu
0
thumb
Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!
• 4 jam lalu
0
thumb
Apa Saja Keunggulan Blade Battery BYD
• 7 jam lalu
0
thumb
Maudy Ayunda Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Usia Kandungan Sudah Lebih dari 7 Bulan
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.