Komunitas BSI Utamakan Keamanan pada Touring Perdana di Bandung Selatan

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Sebanyak 160 peserta Komunitas BSI dari berbagai koordinator wilayah se-Jabodetabekjur menggelar touring perdana menuju kawasan Ciwidey dan Pangalengan, Bandung Selatan, Minggu (18/10).

Ketum Komunitas BSI, Dhika Kamal mengatakan dengan
mengusung semangat kebersamaan, keselamatan berkendara, dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari, touring ini menjadi momen istimewa bagi para peserta untuk menikmati perjalanan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

BACA JUGA: Peserta Touring to Mandalika Lihat Proses Produksi dan Uji Kualitas BBM di Balongan

Ratusan peserta berkumpul di Sport Centre Kota Wisata Cibubur sejak pagi sebelum memulai perjalanan menembus jalur-jalur ikonik Bandung Selatan.

Dengan jumlah peserta mencapai 160 orang, kegiatan ini menjadi salah satu touring luar kota berskala besar yang digelar komunitas tersebut secara bersamaan.

"Bagi Komunitas BSI, touring bukan sekadar konvoi sepeda motor atau mengejar destinasi," kata Dhika kepada awak media, Senin (19/10).

Lebih dari itu, kata Dhika, kegiatan ini menjadi ruang bagi para kepala keluarga untuk mengambil jeda dari padatnya pekerjaan, tanggung jawab rumah tangga, dan rutinitas yang kerap menyita waktu.

"Jalur berliku, udara sejuk pegunungan, hamparan perkebunan teh, hingga obrolan ringan antarpeserta menjadi bagian dari perjalanan yang mengedepankan kebersamaan ketimbang kecepatan," ujar Dhika.

Perjalanan dimulai dari Sport Centre Kota Wisata Cibubur dengan semangat yang sama: menikmati perjalanan, menjaga keselamatan, dan memperkuat persaudaraan.

Setelah menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam, rombongan singgah di Pelataran Masjid Nurul Amal, Ciranjang, wilayah Cianjur, untuk menikmati sate maranggi.

Persinggahan ini menjadi salah satu momen menarik dalam touring perdana tersebut. Belum memasuki waktu makan siang, para peserta sudah disambut hidangan yang menggugah selera.

"Bagi para peserta, berhenti sejenak untuk menikmati kuliner bukan hanya soal mengisi perut. Momen itu juga menjadi kesempatan untuk beristirahat, memulihkan tenaga, dan menikmati perjalanan tanpa terburu-buru," bebernya

Suasana santai yang menjadi ciri khas Komunitas BSI pun terasa sejak pemberhentian pertama.

Perjalanan berlanjut menuju Ciwidey. Di kawasan ini, rombongan kembali mengambil waktu istirahat untuk menikmati kopi hangat dan hidangan lokal.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta untuk saling menyapa, bertukar cerita, serta mempererat hubungan antar anggotanya.

Dari Ciwidey, perjalanan dilanjutkan menuju Pangalengan, kawasan yang dikenal dengan udara sejuk dan lanskap perkebunan tehnya.

"Jalur yang dikelilingi hamparan hijau, udara dingin, dan kabut tipis memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta. Perjalanan menjadi kesempatan untuk menikmati sisi lain kehidupan di tengah kesibukan sehari-hari," ucapnya.

Bagi komunitas ini, pengalaman touring tidak diukur dari seberapa cepat tiba di tujuan, melainkan dari bagaimana setiap peserta dapat menikmati perjalanan dengan aman dan membawa pulang kenangan menyenangkan.

Karena itu, prinsip safety riding menjadi perhatian utama. Para peserta diajak untuk tetap tertib, menjaga jarak berkendara, serta tidak mengutamakan kecepatan maupun kapasitas mesin sepeda motor. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Raih 10 Medali di Asian Para Games 2026, Maulana Rifky Sumbang Emas Pertama
• 40 menit lalu
0
thumb
IHSG Dibuka Anjlok ke Level 4.900-an, Saham BBCA Rontok 6,86% Sentuh ARB
• 13 jam lalu
0
thumb
PKS Dorong RUU Keadilan Iklim, Daerah Rentan Bencana Perlu Dapat Kompensasi
• 2 jam lalu
0
thumb
Airlangga Luncurkan Indeks Akses Keuangan Daerah Demi Kejar Inklusi Keuangan 98% pada 2045
• 6 jam lalu
0
thumb
Klasemen Super League: Persija masih menjadi yang pertama
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.