Kadin: Kualitas produk RI ditingkatkan seiring ratifikasi I-EU CEPA

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas produk sesuai standar internasional, menjelang ratifikasi dan implementasi Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA).

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James T Riady di Jakarta, Senin, mengatakan penting untuk menjadikan I-EU CEPA sebagai program pengembangan eksportir.

Kadin, pemerintah, komunitas bisnis Eropa, dan perwakilan diplomatik perlu mengidentifikasi sekitar 100 perusahaan beserta produk Indonesia yang benar-benar berpeluang memperbesar penjualan ke Eropa.

"Nah, saat ini yang kita butuhkan itu bukan cuma tarifnya sudah menjadi nol atau berapa (rupiah), tetapi yang kita butuhkan itu bagaimana mencari 100 perusahaan Indonesia, identifikasi produknya apa, pasarnya di mana, dan kira-kira standar baru yang mereka harus mencapai itu standar apa, apa sertifikasi apa yang harus dilakukan," kata James.

Menurut dia, dengan identifikasi dan pembinaan yang tepat, diharapkan akan mempermudah produk-produk Indonesia untuk bersaing di pasar global, termasuk salah satunya Uni Eropa.

"Dengan demikian, otomatis itu pasar akan terbuka dan kita berjalan sambil proses ratifikasi (I-EU CEPA)," ujarnya.

Lebih lanjut, James mengatakan Kadin bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait harus memberikan calon eksportir dengan pendampingan yang spesifik.

Hal tersebut mulai dari menentukan pasar dan calon pembeli hingga memenuhi sertifikasi, memperoleh pembiayaan, menyiapkan logistik, serta mengatasi hambatan regulasi.

Sektor potensial untuk ekspor ke Uni Eropa di antaranya mencakup tekstil, alas kaki, furnitur, pangan, perikanan, hasil pertanian olahan, barang konsumsi, produk kreatif, komponen, dan jasa digital.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan I-EU CEPA diharapkan bisa diajukan ratifikasi di Uni Eropa pada Oktober ini.

Ia mengatakan hal ini menyusul penyusunan draf legal dari kerja sama tersebut dalam Bahasa Inggris, yang kini ia sebut telah berada di tahap finalisasi.

Baca juga: Airlangga dorong percepatan implementasi perjanjian dagang CEPA

Baca juga: CORE: I-EU CEPA dapat tingkatkan penetrasi ekspor Indonesia ke Eropa

Baca juga: Mendag kejar I-EU CEPA berlaku 2027 sebelum fasilitas GSP berakhir


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesona Masjid Apung An-Nur, Destinasi Wisata Religi Baru di Ancol
• 11 jam lalu
0
thumb
Rusuh! Aksi Demo Prancis: Toko Dijarah dan Bangunan Publik Dirusak | KOMPAS PAGI
• 6 jam lalu
0
thumb
Bahlil sebut Harga Rata-rata Minyak Mentah RI Mencapai US$ 91-92 per Oktober
• 1 jam lalu
0
thumb
Harga Pangan Nasional 19 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.800 per Kg, Telur Ayam Rp28.400
• 12 jam lalu
0
thumb
Polisi Tembak Polisi, Pengacara Bharatu Valdo Pertanyakan Asal Senjata
• 16 menit lalu
0
Berhasil disimpan.