Survei Poltracking: Kepuasan Publik Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Capai 55,3 Persen

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Prabowo Subianto Presiden RI dan Gibran Rakabuming Raka Wakil Presiden RI mencapai 55,3 persen jelang dua tahun masa pemerintahan pada 20 Oktober 2026.

Angka itu berdasarkan hasil survei terbaru Poltracking Indonesia, yang dilakukan pada periode 30 September sampai 7 Oktober 2026. Sementara sebanyak 40,9 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah.

Hanta Yuda Rasyid Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia mengatakan, tingkat kepuasan tersebut merupakan gabungan dari 7,8 persen responden yang menyatakan sangat puas dan 47,5 persen cukup puas.

Adapun responden yang menyatakan kurang puas mencapai 36 persen dan sangat tidak puas 4,9 persen. Sedangkan 3,8 persen lainnya tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

“Tingkat kepuasan kepada pemerintah Prabowo-Gibran pada periode 30 September sampai 7 Oktober 2026, yang puas 55,3 persen, yang tidak puas adalah 40,9 persen, sisanya 3,8 persen menyatakan tidak tahu dan tidak jawab,” kata Hanta saat memaparkan hasil survei seperti dipantau dalam siaran kanal YouTube Poltracking Indonesia, Senin (19/10/2026) siang.

Meski lebih dari separuh responden masih menyatakan puas, hasil survei memperlihatkan penurunan tingkat kepuasan yang cukup besar dibandingkan setahun sebelumnya.

Pada Oktober 2025, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran berada di angka 78,1 persen. Angka itu turun jadi 74,1 persen pada Maret 2026, dan kembali menurun menjadi 72,2 persen pada Mei 2026.

Penurunan lebih tajam terjadi pada Juli 2026, ketika tingkat kepuasan berada di angka 58,4 persen. Pada Agustus, angkanya kembali turun menjadi 55,1 persen. Sementara hasil survei Oktober 2026 menunjukkan kenaikan tipis menjadi 55,3 persen, atau hanya bertambah 0,2 poin persentase dibandingkan Agustus.

Dengan demikian, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran telah turun 22,8 poin persentase dalam setahun terakhir.

Hanta menilai tren kepuasan selama dua survei terakhir cenderung stagnan. Pemerintah dinilai berhasil mempertahankan tingkat kepuasan, tetapi masih membutuhkan terobosan agar penilaian masyarakat kembali meningkat.

“Secara tren bisa dikatakan kesimpulan stabil, tidak mengalami kenaikan tapi tidak turun, jadi dalam bahasa optimis pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasaan tapi dengan diksi yang berhati-hati untuk pemerintah ini stagnan jadi perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasaan ini,” ujarnya.

Bantuan Pemerintah dan MBG Jadi Alasan Utama Kepuasan
Survei Poltracking juga mengungkap sejumlah alasan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintahan Prabowo–Gibran.

Di antara responden yang menyatakan puas, alasan paling banyak disebut adalah bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran, yakni sebesar 16,5 persen.

Disusul Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 15 persen dan kondisi ekonomi yang dianggap stabil sebesar 6,9 persen.

Alasan lainnya meliputi kinerja pemerintah yang dinilai terbukti sebesar 6,4 persen, akses pendidikan yang semakin merata 6,1 persen, serta upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi 5,9 persen.

Sementara kepemimpinan yang dinilai tegas dan berwibawa menjadi alasan bagi 5,6 persen responden menyatakan puas terhadap pemerintah.

Poltracking juga mencatat sebanyak 64,8 persen responden menyatakan percaya terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran. Sebaliknya, 32,1 persen menyatakan tidak percaya dan 3,1 persen tidak memberikan jawaban.

Selain itu, 62,1 persen responden menilai pemerintah serius bekerja menyelesaikan persoalan masyarakat. Sementara 33,1 persen menilai pemerintah kurang atau tidak serius dan 4,8 persen tidak memberikan jawaban.

Survei Poltracking Indonesia melibatkan 1.220 responden dari berbagai wilayah Indonesia yang telah memiliki hak pilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode pengambilan sampel acak bertingkat (multistage random sampling). Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (bil/saf/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pakistan dan Mesir Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi, Dorong Pertemuan Empat Negara untuk Bahas Stabilitas Kawasan
• 9 jam lalu
0
thumb
BEI Perkuat Reformasi Pasar Modal di Tengah Evaluasi MSCI
• 21 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Limbah Dekat Pabrik Galon di Balaraja, Asap Tebal Membubung
• 4 jam lalu
0
thumb
Prancis Dilanda Kerusuhan di Berbagai Kota
• 11 jam lalu
0
thumb
1.200 Hektare Sawah di Batang Hari Kekeringan, 194 Ha Puso
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.