Kapolri Temui Panglima TNI, Bahas Tambang Ilegal hingga Narkoba

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Kapolri Temui Panglima TNI, Bahas Tambang Ilegal hingga NarkobaNasional | okezone | Senin, 19 Oktober 2026 - 15:20Dengarkan Berita

JAKARTA – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan silaturahmi kepada Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/10/2026). Pertemuan itu membahas penguatan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan menghadapi berbagai ancaman kejahatan.

Suyudi menegaskan hubungan TNI dan Polri sebagai keluarga besar harus menjadi landasan dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Kita ini merupakan keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Karena itu, soliditas dan sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Suyudi.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri juga menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari pertambangan ilegal dan peredaran narkotika hingga kejahatan transnasional yang memanfaatkan berbagai jalur penyelundupan. Menurutnya, penanganan ancaman tersebut membutuhkan langkah terpadu dan penegakan hukum yang konsisten.

Baca Juga:Penampakan Hiu Paus Raksasa 9 Meter Terdampar di Pantai Matahora Wakatobi

Kapolri secara khusus menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika, termasuk penyalahgunaan rokok elektrik atau vape untuk mengedarkan narkotika cair. Ia juga menekankan pentingnya menindak tegas siapa pun yang terlibat atau melindungi jaringan peredaran narkoba, termasuk oknum aparat.

“Peredaran narkotika terus berkembang dengan berbagai modus dan jalur penyelundupan. Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut,” ujarnya.

Selain narkotika, pemberantasan pertambangan ilegal juga menjadi perhatian melalui pembentukan satgas terpadu TNI-Polri. Upaya tersebut dilakukan untuk menindak aktivitas ilegal sekaligus melindungi kekayaan alam negara.

Kapolri turut menekankan pentingnya pemberantasan premanisme dan praktik pemalakan yang meresahkan masyarakat serta mengganggu aktivitas perekonomian.

Baca Juga:RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Harus Jaga Keseimbangan Upaya Mitigasi dan Adaptasi

Di bidang keamanan digital, Kapolri menyoroti ancaman serangan siber dan penyalahgunaan identitas di ruang digital. Penguatan kemampuan siber serta pengembangan sistem identitas digital yang terverifikasi dinilai penting untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan.

“Kita juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan. Penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,” lanjut Suyudi.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengapresiasi kunjungan Kapolri beserta jajaran pejabat utama Polri. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan untuk memperkuat sinergi kedua institusi dalam menjaga keutuhan NKRI.

Panglima TNI juga mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap dinamika strategis global dan potensi gangguan keamanan di dalam negeri. Selain itu, TNI dan Polri diharapkan terus mendukung program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gawat, Data Chek Kesehatan Gratis Ungkap 380 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi
• 11 jam lalu
0
thumb
Presiden APC Kenang 51 Tahun Olahraga Disabilitas Asia, Asian Para Games 2026 di Jepang Jadi Momentum Perubahan
• 21 jam lalu
0
thumb
Logam Besar di Kebun Sawit Kotim Kalteng Ternyata Puing Roket Milik China
• 1 jam lalu
0
thumb
MU Kembali Gagal Menang, Carrick Santai
• 11 jam lalu
0
thumb
Wamenag soal Kasus Pelecehan 10 Santriwati di Bekasi: Izin Ponpes Sudah Dicabut
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.