Gubernur Luthfi: Lahan Data Center AI di Batang Tersedia, Mau 2 atau 58 Hektare Ada

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi memastikan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan pusat data kecerdasan buatan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sudah disiapkan. Namun, Luthfi menegaskan proyek tersebut masih dalam tahap kajian.

“Data center (AI) Batang masih dalam kajian. Tapi prinsip, tempat sudah kita siapkan,” ungkap Luthfi ketika diwawancara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (19/10/2026).

Baca Juga
  • Walhi Jabar Beberkan Sejumlah Masalah Pembangunan Data Center AI di Jatiluhur
  • Batam Digadang-gadang Jadi Kiblat Investasi Data Center, Tapi Listrik Masih 'Byar-Pet'
  • Rencana Pembangunan Data Center AI di Batang Masih dalam Kajian

Menurutnya ketersediaan lahan di KITB untuk pembangunan pusat data AI memadai. “Dia mau 58 hektare, ada. Yang dua hektare ada, yang satu hektare ada. Semuanya siap,” ujar Luthfi.

Ketika ditanya soal kekhawatiran masyarakat bahwa pusat data AI akan mengeksploitasi sumber daya air, Luthfi enggan berkomentar banyak. "Masih kajian, namanya juga kajian. Jangan disimpulkan," ucapnya menanggapi pertanyaan soal kekhawatiran terkait air dalam proyek pusat data AI.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Soal rencana pembangunan pusat data AI tersebut, Republika telah menghubungi pihak KITB untuk memperoleh informasi lebih mendetail. Namun KITB belum bersedia menyampaikan informasi apa pun terkait proyek tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi di Dinas ESDM Provinsi Jateng, Dwi Suryono, mengungkapkan, pihak KITB sudah sempat menginformasikan tentang rencana pembangunan pusat data AI di kawasan mereka ke lembaganya. Pemberian tembusan kepada Dinas ESDM dilakukan karena fasilitas pusat data AI nantinya membutuhkan pasokan air cukup melimpah, termasuk pasokan listrik yang andal.

“Kami belum (dilibatkan) sih, cuma hanya informasi dan ada KITB berkoordinasi ke kami terkait dengan hal tersebut,” kata Dwi ketika diwawancara di Kota Semarang pada 7 Oktober 2026 lalu dan ditanya soal rencana pembangunan pusat data AI di KITB.

Dia menambahkan, sejauh ini pihak KITB baru memaparkan rencana pembangunan pusat data AI secara umum. “Kami juga monitoring, tapi memang tidak intens,” ujarnya.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Women’s League Diikuti 6 Klub, Ketua PSSI Pilih Pengembangan Bertahap
• 8 jam lalu
0
thumb
Manfaat Paprika untuk Tubuh yang Sayang Dilewatkan
• 9 jam lalu
0
thumb
Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Motif Masih Digali
• 10 jam lalu
0
thumb
Foto: Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka, 2.700 Atlet Siap Berlaga
• 21 jam lalu
0
thumb
Generasi Emas Dimulai dari Rumah, Ini Pentingnya Peran Keluarga Cegah Stunting
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.