VIVA – Atlet para judo Indonesia, Junaedi, sukses menyumbangkan medali perak untuk kontingen Merah Putih di nomor J1 -70kg putra Asian Para Games 2026 setelah kalah dari wakil China, Zhu Shiwen, pada babak final di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Senin (19/10/2026).
Dalam laga pamungkas tersebut, Junaedi harus mengakui keunggulan Zhu Shiwen yang mengunci kemenangan lewat ippon saat pertandingan baru berjalan 45 detik. Zhu tampil agresif sejak awal laga dengan mencetak yuko di detik kelima, dilanjutkan raihan waza-ari pada detik ke-33, sebelum akhirnya menutup perlawanan Junaedi.
Kendati gagal mengamankan emas, torehan perak ini menjadi pencapaian manis bagi Junaedi yang baru saja berpindah ke kelas J1 -70kg dari kelas sebelumnya, J1 -60kg. Keputusannya untuk naik kelas terbukti tepat usai melaju hingga partai puncak, menimbang ketatnya persaingan yang sebelumnya ia hadapi di kelas lama.
Perjalanan Junaedi menuju final diraih secara meyakinkan dengan menumbangkan lawan-lawannya melalui ippon. Di babak perempat final, ia menundukkan wakil Uzbekistan, Ibrokhimjon Akbarov, sebelum menumbangkan judoka India, Kapil Parmar, pada babak semifinal.
Sumbangan medali perak dari Junaedi ini menjadi tambahan pencapaian penting bagi kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.






Komentar (0)