Konservasi Mangrove Clungup, Upaya Jaga Alam dan Ekonomi Warga

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama ratusan anak muda mencanangkan gerakan merawat lingkungan yang berdampak ekonomi di kawasan Clungup, Malang Selatan, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan bertajuk Tekad Merawat Pertiwi Berdampak Ekonomi, dari Anak Muda Clungup Malang Selatan untuk Indonesia Lebih Baik itu turut menghadirkan aktivis lingkungan Saptoyo dan Mochamad Zamroni atau Roni, yang masing-masing merupakan peraih Kalpataru pada 2016 dan 2015.

Advertisement

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog mengenai konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Saptoyo, penggerak Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna sekaligus Ketua Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru, telah mendedikasikan sekitar 25 tahun untuk merehabilitasi dan melestarikan hutan mangrove di pesisir Pantai Clungup, Kabupaten Malang, bersama sejumlah anak muda.

Perjalanan konservasi itu tidak selalu mudah. Saptoyo mengungkapkan, upaya menjaga kawasan mangrove dilakukan dengan pengorbanan dan semangat gotong royong.

“Tidak sedikit dari kawan kami yang meneteskan darah karena kecelakaan kerja. Tidak ada kompensasi apapun dan tidak ada yang menuntut karena semua berdasarkan kerelaan,” tuturnya.

Dalam rentang sekitar 20 tahun, rehabilitasi hutan di kawasan tersebut mencapai sekitar 158 hektare dengan 46 jenis mangrove. Laju rehabilitasi disebut mencapai 10,3 hektare per tahun ketika dikolaborasikan dengan program ekowisata.

Upaya tersebut juga berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati, termasuk menarik 55 jenis burung dan menjadi lokasi penyu bertelur.

"Tempat ini di tahun 2021, telah menghasilkan 9000 ton serapan karbon. Kawasan ini, juga telah memberikan manfaat ekonomi bagi 60 orang pekerja. Belum lagi manfaat ekonomi yang diberikan kepada ibu-ibu yang memasak untuk kebutuhan tamu. Serta kelompok nelayan perahu. Total manfaat ekonomi langsung yang didapatkan Rp2 milyar rupiah setahun," lanjut Saptoyo.

Libatkan Anak Muda dalam Aksi Lingkungan

Aktivis lingkungan sekaligus Presiden Tunas Hijau Indonesia, Mochamad Zamroni atau Roni, menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam aksi lingkungan yang berkelanjutan.

Organisasi yang berdiri pada 1999 dan berbasis di Surabaya itu aktif menjalankan pendidikan serta aksi lingkungan, mulai dari kampanye gaya hidup ramah lingkungan, pengelolaan sampah, konservasi air, hingga isu perubahan iklim.

Roni mencontohkan program Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup yang berjalan sejak 2002. Melalui program tersebut, anak-anak dan pelajar didorong membuat proyek lingkungan yang berkelanjutan.

“Melalui program Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup sejak tahun 2002, kami mengajak anak-anak untuk membuat proyek lingkungan hidup berkelanjutan. Itu berlangsung setiap tahun hingga sekarang. Ada pelajar yang berhasil membudidaya 35 ribu tanaman mangrove dan menanamnya dalam setahun bersama bahwa komunitas petani setempat. Ada pula pelajar yang dalam sehari mengolah 110 kilogram sampah organik. Ini membuktikan bahwa anak-anak, telah membuktikan diri bisa berbuat aksi nyata berkelanjutan untuk lingkungan. Mengeluh tidak akan memgubah keadaan,” pesan Roni.

Agenda di Clungup juga disiarkan melalui Webinar Nasional Tunas Hijau seri ke-319 bertema Konservasi, Dialog & Kolaborasi untuk Bumi. Kegiatan daring tersebut diikuti lebih dari 3.000 pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan masyarakat umum.

Format webinar memungkinkan praktik konservasi yang dilakukan di Clungup dibagikan kepada peserta dari berbagai wilayah, tanpa menambah jumlah kunjungan langsung ke kawasan ekowisata yang dibatasi maksimal 300 orang.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gelombang Demo Biaya Hidup Melanda Eropa, Penjarahan hingga Bentrokan Pecah
• 10 jam lalu
0
thumb
Putusan Pengadilan Paris tentang Fitur yang Telah Dihentikan Hanya Akan Berdampak Minimal terhadap Pelanggan Angelalign
• 18 jam lalu
0
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Lazio Dampingi Inter di Puncak, Milan dan Como Balik 5 Besar, Juventus Makin Tertinggal
• 5 jam lalu
0
thumb
Mendikdasmen Tinjau Progres Revitalisasi Sekolah di Kalimantan Barat
• 52 menit lalu
0
thumb
3 Temuan Hasil Razia Narkoba di Kelab Malam Jakarta dan PIK 2
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.