Ngaku Mutilasi Ayah, Pemuda di Brebes Berdalih Korban Selama Ini Berjualan Siomai ke Tegal

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Ngaku Mutilasi Ayah, Pemuda di Brebes Berdalih Korban Selama Ini Berjualan Siomai ke TegalNasional | inews | Senin, 19 Oktober 2026 - 11:14Dengarkan Berita

BREBES, iNews.id - Warga Desa Kemukten, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sempat tidak melihat Waslam (50) selama berbulan-bulan. Anaknya, HES (24), diduga menutupi keberadaan sang ayah dengan mengaku bahwa korban sedang berjualan siomai di Tegal.

Kecurigaan terkait keberadaan Waslam mencuat setelah HES menyerahkan diri ke Polsek Kersana pada Kamis (15/10/2026). Dia mengaku telah membunuh dan memutilasi ayahnya sekitar empat bulan lalu. 

Namun, pengakuan tersebut masih didalami polisi karena hingga kini potongan tubuh korban belum ditemukan. Berdasarkan keterangan sementara, HES mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena kesal terhadap ayahnya yang disebut kerap memarahi ibunya. 

Dia juga mengaku memotong tubuh korban menjadi 10 bagian, kemudian membuangnya ke sungai secara bertahap." Awalnya Polsek Kersana Polres Brebes kedatangan warga menyampaikan bahwa dia telah membunuh orang, yaitu bapaknya kemudian kami tindaklanjuti," ujar Kapolsek Kersana, AKP Teguh Adi Winarko.

Baca Juga:Prabowo Teriakkan Free Palestine di Pondok Modern Darussalam Gontor

Polisi kini berupaya menguji pengakuan tersebut melalui pemeriksaan sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan kasus itu. Petugas dari Inafis Polres Brebes bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah memeriksa rumah orang tua HES dan mengambil sampel bercak darah untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolres Brebes, AKBP Muhammad Ali Akbar menyampaikan, penyisiran juga dilakukan di rumah HES. Polisi menyita sejumlah barang, termasuk pisau dan palu, untuk diperiksa lebih lanjut. Petugas bahkan menggali septic tank di bagian teras rumah guna mencari kemungkinan bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Kami dari Polres Brebes, khususnya tim penyidik terus melakukan oleh TKP mencari dan menemukan barang bukti sesuai dengan keterangan pelaku," ujar AKBP Muhammad Ali Akbar. 

Sementara itu, polisi masih mencari potongan tubuh Waslam yang menurut pengakuan HES dibuang ke sungai. Penemuan bukti fisik menjadi bagian penting untuk mengungkap secara utuh dugaan pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Polisi belum menyimpulkan seluruh rangkaian peristiwa dan masih mendalami keterangan HES serta bukti-bukti yang ditemukan di lapangan.

#jateng

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Maia Estianty Ungkap Royalti Musik Era Kaset dan CD Lebih Menguntungkan, Nilai Industri Digital Tak Semanis Dulu
• 5 jam lalu
0
thumb
Karhutla Makin Parah, Kepala BNPB Bertolak ke Sumsel Tangani Langsung Kebakaran Hutan
• 9 jam lalu
0
thumb
Sekjen PBB Apresiasi Kontribusi Indonesia dalam Jaga Perdamaian Dunia
• 5 jam lalu
0
thumb
PSS Sleman Berduka, Empat Suporternya Tewas Kecelakaan di Tol Madiun
• 4 jam lalu
0
thumb
5 Rekomendasi Drakor Hong Hwa Yeon, Terbaru Bakal jadi Chef Bareng Ahn Hyo Seop di Final Table
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.