Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Ruben Onsu untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki, Thayaka Putra Onsu ternyata berawal dari pertemuan yang tidak pernah direncanakannya.
Ruben Onsu mengaku semula tidak memiliki keinginan untuk kembali mengadopsi anak, terlebih saat dirinya masih berjuang dalam proses gugatan hak asuh anak dari Sarwendah.
"Saya tidak punya alasan khusus mengadopsi Thayaka. Karena memang dari awal tak pernah terpikir," ujar Ruben Onsu dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Senin (19/10/2026).
Peran Melanie Subono Membuat Ruben Onsu Adopsi ThayakaKehadiran Thayaka dalam kehidupan Ruben Onsu bermula ketika ia menjalin komunikasi dengan Melanie Subono. Pada saat itu, presenter ternama ini ingin menjalankan kerja sama dan kegiatan sosial.
Di tengah perbincangan, Melanie dikabarkan oleh tim yayasan bahwa ada bayi yang membutuhkan pertolongan. Kondisi ini membuat Ruben tersentuh karena seorang bayi diselamatkan setelah telantar dan memprihatinkan.
Ruben awalnya hanya ingin mengetahui perkembangan kondisi bayi tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, perhatian Ruben terhadap Thayaka semakin besar, terutama setelah kondisi bayi itu mulai membaik dan memberikan respons ketika berkomunikasi dengannya melalui panggilan video.
Interaksi tersebut kemudian membuat Ruben mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk mengadopsi Thayaka. Meski demikian, ia tidak langsung mengambil keputusan.
Ruben terlebih dahulu memanjatkan doa dan melaksanakan shalat malam untuk meminta petunjuk serta kelancaran atas langkah yang hendak ditempuhnya.
Keistimewaan Hadirnya Thayaka Putra OnsuRuben juga mengungkapkan bahwa ada sejumlah hal yang membuat kehadiran Thayaka terasa istimewa baginya. Salah satunya berkaitan dengan bulan kelahiran Thayaka yang ternyata sama dengan putranya, Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo.
"Jadi Thayaka itu bulan lahirnya sama dengan Onyo di Maret. Sedangkan dua anak perempuan saya, Thalia dan Thania, sama-sama lahir di Juni. Bagi saya, Maret dan Juni itu dua bulan spesial," terangnya.
Kesamaan tersebut menjadi salah satu hal yang semakin membekas dalam ingatan Ruben. Ia memandang pertemuannya dengan Thayaka sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.





Komentar (0)