Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi hingga empat meter di sejumlah perairan Indonesia pada Senin, 19 Oktober 2026. Selain itu, masyarakat pesisir diimbau mewaspadai ancaman banjir rob yang berpeluang melanda Kepulauan Riau (Kepri), Pulau Jawa, hingga Kalimantan.
"Waspadai gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter," ujar Prakirawan BMKG, Nisa, di Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026.
Baca Juga :
BMKG Ungkap Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 16-22 Oktober
Terkait pasang air laut, BMKG memprakirakan fenomena banjir rob akan melanda sejumlah titik, yakni pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, dan pesisir Jawa Tengah. Ancaman serupa juga mengintai pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Tengah, dan pesisir Kalimantan Selatan.
Ilustrasi: Ombak tinggi di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Nisa menambahkan, dinamika cuaca hari ini turut dipengaruhi oleh pergerakan Siklon Tropis Campi. Siklon tersebut kini terpantau berada di Samudra Pasifik bagian utara Papua Nugini, dengan tekanan pusat 935 hektopaskal (hPa) dan kecepatan angin maksimum 105 knot (sekitar 194 km/jam).
"Siklon ini bergerak ke arah barat laut dan memicu terbentuknya daerah konvergensi di Laut Filipina, Samudra Pasifik utara Papua, serta di sekitar sistem siklon," jelas Nisa.
BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar mewaspadai anomali cuaca di darat. Risiko hujan lokal dapat terjadi sewaktu-waktu di tengah potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih mendominasi.
"Sesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca, serta pantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG," tutupnya.





Komentar (0)