Wall Street Anjlok Usai Saham Teknologi AI Kompak Berguguran

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street anjlok pada perdagangan Jumat (16/10) waktu setempat. Saham CoreWeave, Broadcom, dan sejumlah perusahaan teknologi terkait kecerdasan buatan (AI) kembali tertekan. Investor juga cemas terhadap lonjakan harga minyak menjelang akhir pekan.

Mengutip Reuters, indeks S&P 500 turun 1,22 persen ke level 7.649,71 poin. Nasdaq melemah 2,19 persen menjadi 26.128,13 poin, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,55 persen ke level 51.891,77 poin.

Nasdaq berada di jalur penurunan lebih dari 4 persen sepanjang pekan ini. Indeks ini tertekan oleh kekhawatiran bahwa perusahaan infrastruktur AI dengan beban utang besar tidak mampu menghasilkan keuntungan tepat waktu untuk membayar utangnya, terutama ketika biaya pinjaman diperkirakan meningkat.

CoreWeave, perusahaan yang didukung Nvidia, anjlok 12 persen. Dengan demikian, penurunan sahamnya selama lima sesi perdagangan terakhir mencapai sekitar 25 persen. Obligasi operator pusat data tersebut juga mengalami aksi jual tajam sepanjang pekan ini, sehingga imbal hasilnya menembus 15 persen.

Saham Broadcom pun turun 3,6 persen, sementara indeks semikonduktor PHLX merosot 2,5 persen dan berada di jalur pelemahan selama delapan hari berturut-turut.

Pada Jumat (16/10), investor juga mencermati lonjakan harga minyak lebih dari 3 persen akibat kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah.

“Ada ketakutan di pasar. Harga minyak yang tinggi, khususnya, cenderung menekan rasio harga terhadap laba saham. Karena itu, saya menilai investor memilih bersikap hati-hati menjelang akhir pekan daripada mengambil risiko lebih besar,” kata ahli strategi investasi senior di U.S. Bank Wealth Management, Rob Haworth.

Menambah kekhawatiran mengenai pendanaan perusahaan AI, sejumlah investor Anthropic saat ini dan calon investor dilaporkan tengah mempertimbangkan valuasi yang lebih rendah bagi perusahaan tersebut dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) mendatang.

Enam dari 11 indeks sektor S&P 500 melemah. Sektor jasa komunikasi memimpin penurunan dengan koreksi 2,52 persen, disusul sektor teknologi informasi yang turun 2,38 persen.

S&P 500 berada di jalur penurunan mingguan terdalam sejak Januari, sedangkan Nasdaq menuju penurunan mingguan paling tajam sejak Juni.

Musim laporan keuangan kuartal III mulai ramai pekan depan, dengan Tesla, Meta Platforms, dan Procter & Gamble dijadwalkan merilis kinerja keuangan. Berdasarkan data LSEG, para analis rata-rata memperkirakan laba kuartalan perusahaan-perusahaan akan melonjak lebih dari 30 persen, didorong oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar yang berkaitan dengan AI.

Meski S&P 500 masih menguat sekitar 12 persen sepanjang 2026, sebagian besar kenaikan tersebut berasal dari saham teknologi terkait AI. Sementara itu, saham median dalam indeks tersebut hanya naik sekitar 6 persen sejak awal tahun. Sekitar 185 saham anggota S&P 500 justru mencatat penurunan sepanjang 2026.

Laporan inflasi konsumen dan produsen yang lebih tinggi dari perkiraan pada pekan ini menunjukkan tekanan harga telah meluas melampaui komoditas energi.

Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh pada Jumat (16/10) menyampaikan optimisme terhadap kekuatan ekonomi AS. Ia juga mengaku terkejut melihat ketahanan ekonomi global yang dinilainya mampu “bertahan dengan baik” di tengah guncangan energi yang berkepanjangan serta kebijakan moneter ketat untuk mengendalikan inflasi.

Pasar semakin memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada bulan ini. Sementara itu, Barclays kini memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin masing-masing pada Desember dan Januari.

Di dalam indeks S&P 500, jumlah saham yang melemah melampaui saham yang menguat dengan rasio 1,3 banding 1.

S&P 500 mencatat 19 saham yang mencapai level tertinggi baru dan satu saham yang menyentuh level terendah baru. Adapun, Nasdaq mencatat 49 saham yang mencapai level tertinggi baru dan 263 saham yang menyentuh level terendah baru.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jaenal Aripin terharu bawa Merah Putih di Asian Para Games 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Dukung Program Kapolri, Polres Bogor Gelar Tes Urine Massal di Puncak
• 7 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Outfit, Beauty! Aroma Parfum Juga Bisa Bikin Kamu Makin Memikat Lho!
• 11 jam lalu
0
thumb
Kementerian PKP dorong pemberdayaan ekonomi keluarga lewat bedah rumah
• 2 jam lalu
0
thumb
Dari APBN ke Intelligent Fiscal Orchestration
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.