Pengalaman Baru Yumar Mengajar Matematika di Sekolah Rakyat Bekasi

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Bekasi -

Yumar Dwi Pralita, seorang guru matematika, menceritakan pengalaman mengajarnya di Sekolah Rakyat Bekasi, Jawa Barat. Sekolah Rakyat tersebut digagas pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Sebelum menjadi guru di sekolah tersebut, dia menerima pelatihan dari Kemensos. Saat ini, dia juga tinggal di asrama sebagai pembina bagi siswa.

Baginya, mengajar di Sekolah Rakyat menjadi pengalaman baru. Dia mengajar di satu kelas dan menyambut baik kemampuan siswanya dalam menyerap pelajaran matematika.

"Karena saya masih guru baru, untuk saat ini saya baru mengajar satu kelas di 7A. Nah, ketika saya memasuki kelas, alhamdulillahnya siswanya itu ketika diajari materi bilangan bulat, mereka itu sudah mulai paham," kata dia kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Baca juga: Potret Terkini Survei Kepusan Publik terhadap Pemerintahan

Menurutnya, siswa juga cepat memahami materi baru yang diberikan. Namun, dia menyebut sebagian siswa perlu dibimbing dari tingkat dasar terlebih dahulu.

"Jadi untuk tingkatan soalnya dimulai dari eh bilangan satuan, baru bertahap ke puluhan, kemudian nanti bertahap ke yang lebih sulit seperti itu," jelasnya.

Selain sebagai guru matematika, dia juga menjadi pembina kesiswaan dan pembina OSIS di sekolah. Dia bertugas menyiapkan dan membimbing siswa saat melakukan persiapan penampilan.

"Jadi misalkan ada penampilan Paskibra dari tim kesiswaan sudah ada perwakilan untuk membimbing siswanya dalam menyiapkan event tersebut, gitu. Untuk kegiatan asrama biasanya ketika kita libur, seperti di Sabtu, kita biasanya melihat mereka bermain, kemudian mereka berkegiatan seperti biasanya," sebutnya.

Terkait perilaku siswa, dia menilai mereka cukup baik. Para siswa juga sopan terhadap dirinya dan selalu menyapa ketika berpapasan di area sekolah.

"Ketika mereka bertemu dengan guru baru, itu mereka selalu menyapa seperti kayak 'ibu,' gitu. Kemudian 'ibu guru baru ya?.' Nah, jadi mereka itu masih penasaran dengan orang-orang baru," ucapnya.




(rdh/aik)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Persija Buka Suara soal Insiden di Laga Kontra Persita, Sampaikan Simpati kepada Korban dan Minta Suporter Tak Terprovokasi
• 6 jam lalu
0
thumb
Pernyataan Menko Yusril Merespons Kasus Korupsi Dana Bencana di BNPB
• 2 menit lalu
0
thumb
Potret Terkini Survei Kepusan Publik terhadap Pemerintahan
• 6 jam lalu
0
thumb
Dokter: Waspadai Osteoporosis di Usia 50 Tahun, Ini Tiga Tulang yang Rentan
• 6 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Pembukaan Lahan untuk Cetak Sawah Picu Kabut Asap di Merauke | SAPA MALAM
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.