Kenapa Songket Begitu Istimewa? Wastra Nusantara Ini Punya Makna di Balik Setiap Motifnya

tvonenews.com
1 bulan lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Songket merupakan salah satu kekayaan wastra Nusantara yang telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat di berbagai daerah Indonesia. Kain ini dikenal melalui teknik tenunnya yang menghasilkan motif dekoratif dengan benang tambahan sehingga memberikan kesan khas pada permukaannya.

Lebih dari sekadar kain untuk dikenakan, songket juga lekat dengan nilai budaya dan simbol dalam kehidupan masyarakat. Motif serta penggunaannya dapat berkaitan dengan tradisi, status sosial, hingga berbagai perayaan dan upacara adat di sejumlah daerah.

Seiring perkembangan zaman, keberadaan songket turut menghadapi tantangan untuk tetap dekat dengan generasi muda. Adaptasi ke dalam bentuk dan gaya yang lebih sesuai dengan kebutuhan masa kini menjadi salah satu cara agar warisan wastra tersebut tidak hanya tersimpan sebagai bagian dari sejarah, tetapi tetap digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya menghadirkan kembali songket dalam bentuk yang lebih modern salah satunya dilakukan melalui kolaborasi Sarinah dan Buttonscarves. Bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan 64 tahun perjalanan Sarinah, keduanya memperkenalkan Songket Collection.

Koleksi tersebut resmi diluncurkan pada 13 Agustus 2026 dan kemudian diperkenalkan dalam gelaran Festiloka by BRImo pada 16 Agustus 2026. Kolaborasi ini membawa unsur songket ke dalam rangkaian scarf dan apparel dengan tetap mempertahankan cerita yang terdapat di balik motifnya.

Dua motif utama yang diangkat dalam koleksi tersebut adalah Nona Manis dan Pegunungan. Motif Nona Manis menggambarkan kehangatan serta kebersamaan melalui susunan geometris yang ritmis. Sementara Pegunungan merepresentasikan ketangguhan, perlindungan, dan harapan.

Kedua motif tersebut kemudian dipadukan dengan monogram "B" khas Buttonscarves. Perpaduan ini menjadi bentuk interpretasi baru terhadap elemen wastra tradisional melalui pendekatan desain yang lebih modern.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan salah satu cara untuk menjaga agar warisan wastra tetap berkembang mengikuti perubahan zaman.

“Kolaborasi Buttonscarves dan Sarinah melalui Songket Collection menjadi wujud bagaimana warisan wastra Indonesia dapat terus hidup dan berkembang mengikuti zaman. Bagi Sarinah, menjaga warisan budaya bukan hanya tentang mempertahankan apa yang telah ada, tetapi juga menghadirkan ruang agar karya dan nilai di baliknya dapat dikenal, digunakan, dan diapresiasi oleh generasi hari ini," ujar Raisha dalam keterangannya, dikutip Sabtu (22/8/2026).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Suka Fotografi dengan HP? Ini 6 Fitur Kamera iPhone 18 Pro yang Patut Dicoba
• 3 jam lalu
0
thumb
Demo Tingginya Biaya Hidup di Belgia Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
• 3 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Besar di Pangkalan Militer Kanada Tewaskan 7 Orang, Picu Kode Oranye
• 4 jam lalu
0
thumb
Manchester United belum raih kemenangan setelah imbang lawan 1-1 Leeds
• 44 menit lalu
0
thumb
2.400 Pelari Akan Meramaikan Event Healthy Run di GIK UGM Yogyakarta, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.