Yogyakarta: Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) memperkuat konsolidasi organisasi untuk meningkatkan kontribusi alumni terhadap keberlanjutan Universitas Islam Indonesia (UII).
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IKA UII 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Forum mengangkat tema “Alumni Sebagai Masa Depan UII: Dari Ikatan Emosional Menuju Kekuatan Institusional”. Rapimnas menjadi forum konsolidasi jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKA UII, delegasi DPW dan DPD, perwakilan IKA UII luar negeri, badan otonom, serta unsur Rektorat dan Yayasan Badan Wakaf UII.
Pertemuan tersebut membahas arah organisasi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara alumni dan berbagai unsur keluarga besar UII.
Ketua Umum DPP IKA UII Ari Yusuf Amir mengatakan RAPIMNAS 2026 memiliki arti penting bagi perkembangan organisasi alumni. Menurut dia, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap almamater.
“Forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk meneguhkan peran alumni sebagai pilar utama keberlanjutan Universitas Islam Indonesia menuju abad keduanya,” ujar Ari, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ari mengatakan penguatan peran alumni berkaitan erat dengan perjalanan sejarah UII yang berdiri pada 8 Juli 1945, sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
Sejak awal pendiriannya, UII membawa cita-cita pendidikan yang tidak hanya berkaitan dengan aspek keilmuan, tetapi juga nilai keislaman, kebangsaan, moral, dan peradaban.
Dalam perkembangannya, UII menjadi institusi pendidikan yang mempertemukan nilai keislaman, ilmu pengetahuan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Nilai tersebut dinilai menjadi bagian dari tanggung jawab keluarga besar UII, termasuk para alumni.
IKA UII menilai jaringan alumni memiliki modal sosial yang kuat. Kesamaan almamater, nilai, tradisi, integritas, keislaman, keindonesiaan, serta sejarah UII menjadi fondasi dalam membangun kolaborasi.
Modal tersebut kemudian diarahkan untuk membentuk kontribusi alumni yang lebih terstruktur bagi pengembangan almamater. Dalam Rapimnas 2026, IKA UII mendorong perubahan pola hubungan alumni dari ikatan emosional menuju peran institusional yang lebih strategis.
Arah perubahan organisasi dituangkan dalam enam agenda strategis. Pertama, menempatkan alumni sebagai mitra strategis jangka panjang UII.
Kedua, memperkuat kemandirian finansial melalui pengembangan dana abadi dan filantropi. Ketiga, melakukan transformasi organisasi melalui digitalisasi basis data alumni serta penguatan kelembagaan.
Agenda keempat berkaitan dengan penguatan kultur organisasi melalui budaya giving back dan profesionalisme. Kelima, mengembangkan sejumlah program strategis, termasuk Career Center dan Innovation Fund.
Agenda keenam berupa penguatan kerja sama dengan Rektorat UII, korporasi, dan pemerintah. Enam agenda tersebut menjadi dasar penyusunan Roadmap Transformasi IKA UII 2026–2031, Program Prioritas Nasional, dan Rencana Tindak Lanjut Nasional.
Ari menekankan hasil Rapimnas perlu diterjemahkan dalam program yang dapat dijalankan oleh organisasi alumni.
“Momentum strategis ini diwujudkan melalui penyusunan Roadmap Transformasi IKA UII 2026–2031, perumusan Program Prioritas Nasional, serta Rencana Tindak Lanjut Nasional yang implementatif,” katanya.
Selain agenda organisasi, Rapimnas IKA UII 2026 dirangkai dengan kegiatan sosial melalui program IKA UII Peduli.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di Yogyakarta melalui penyaluran paket sembako kepada lansia, anak yatim piatu, marbot masjid, petugas kebersihan, dan penyandang disabilitas. IKA UII juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan mencakup tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Masyarakat juga mendapat akses konsultasi serta bantuan hukum gratis bagi mereka yang membutuhkan pendampingan dan perlindungan hukum.
Ketua Dewan Penasehat DPP IKA UII Prof. Dr. Mahfud MD mengingatkan jajaran organisasi agar menjalankan amanah dengan kerja keras dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang menjadi landasan UII.
“Kesuksesan organisasi ditentukan oleh usaha keras, diiringi doa dan kesetiaan terhadap nilai-nilai UII,” tegas Mahfud.
Rapimnas 2026 menjadi bagian dari upaya IKA UII membangun organisasi alumni yang lebih terstruktur, profesional, mandiri, dan kolaboratif.
Agenda tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap UII serta masyarakat dalam menyongsong abad kedua Universitas Islam Indonesia.





Komentar (0)