Dua Sindikat Pembuat Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel Ternyata Residivis

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua tersangka sindikat pembuat uang palsu Rp 36 miliar di Gudang Industri Taman Tekno BSD Blok C Jalan Tekno BSD, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, merupakan residivis.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon mengatakan, kedua tersangka residivis berinisial S dan D.

“Inisialnya itu S sama D, yang D itu sudah dua kali, yang S itu baru sekali kasus yang sama,” kata Victor kepada wartawan saat konferensi pers di lokasi, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga: Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (21/8/2026) kemarin malam, polisi menangkap empat tersangka berinisial S, NC, D, dan AB.

Tersangka AB berperan sebagai pemodal sekaligus pihak yang memberikan perintah (pemberi order). Sedangkan tiga tersangka lainnya bertugas memproduksi uang palsu tersebut.

Victor menyampaikan, para tersangka saling bekerja sama terkait kegiatan pembuatan uang palsu termasuk perekrutran.

Sindikat ini juga tidak sembarang merekrut orang dalam memproduksi uang palsu tersebut.

“Mereka ini namanya jaringan ya, jadi pada saat salah satunya, salah duanya itu keluar dari tahanan mereka akan menginformasikan kira-kira ada kegiatan apa atau pekerjaan apa yang sama yang bisa dibantu,” kata Victor.

Baca juga: Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Adapun, uang palsu senilai Rp 36 Miliar yang diproduksi berkualitas Grade A yang dilengkapi dengan nomor seri, benang pengaman, hologram, hingga simbol negara.

“Di mana ada nomor seri, kemudian ada benang pengaman, kemudian juga ada hologram, dan juga ada simbol negara di situ,” ungkap dia.

Selain menyita 360.000 lembar pecahan Rp 100.000, polisi juga sejumlah peralatan produksi skala besar bernilai total sekitar Rp1 miliar, termasuk mesin offset, printer berkualitas tinggi, alat pressing benang pengaman, mesin press, serta tinta cetak.

“Kami menyampaikan alat yang besar yaitu alat offset, kemudian juga alat printer yang mempunyai kualitas hasil yang cukup baik, kemudian alat untuk pressing daripada benang,” jelasnya.

“Kemudian juga kami bisa mengamankan alat pressing, kemudian alat berbentuk alat tinta untuk mencetak,” sambung Victor.

Baca juga: Awal Mula Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Investasi Rp 3,5 M: Butuh Pinjaman Uang

Sementara modus sindikat uang palsu ini akan mengedarkan 360.000 lembar pecahan Rp 100.000 dengan cara menyisipkan uang asli saat menyetor ke bank.

Namun aksi mereka sudah berhasil digagalkan sehingga uang palsu senilai Rp 36 miliar belum beredar di masyarakat.

"Petugas Subdit 2 Eksmonbank ini bisa menggagalkan. Jadi uang ini belum sempat beredar," ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Empat tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sudah Cari Kemana-mana Tapi Barang Berharga Belum Ketemu, Maksimalkan Ikhtiar dengan Doa Kehilangan Barang
• 20 jam lalu
0
thumb
BNPB Catat 1.842 Titik Api Karhutla di Kalimantan
• 10 jam lalu
0
thumb
Rayakan 7 Tahun QRIS, Bank Indonesia Sulsel Gelar Sultan QRIS Run 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
Jurus Surabaya Kurangi Sampah & Tekan Biaya TPA Lewat Program Pisang Danor
• 23 jam lalu
0
thumb
Mengenal Carole Wilbourn, Cat Therapist yang Jadi Pionir Psikoterapi Kucing
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.