Seskab Teddy Indra Wijaya menerima sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada dua prajurit TNI atas aksi mereka di Banda Aceh.
Kedua prajurit tersebut dengan berani mengambil inisiatif untuk mengibarkan kembali Bendera Merah Putih yang sempat diturunkan secara paksa oleh sekelompok orang di halaman Masjid Raya Baiturrahman pada 15 Agustus lalu.
Kelompok sempat mengganti Merah Putih dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang identik dengan simbol bulan bintang. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan prajurit TNI di lokasi.
Dua prajurit tersebut adalah anggota Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda (IM), Sersan Satu (Sertu) Irfan Farhan, dan anggota Yonarmed 17/RC Kodam IM, Prajurit Satu (Pratu) Donni Pinto Harahap.
Sebagai bentuk penghargaan dari negara, pada siang hari sebelum pertemuan dengan Seskab Teddy, keduanya telah menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) satu tingkat lebih tinggi.
Penganugerahan pangkat tersebut diberikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan khusus tersebut, Seskab Teddy memuji keteguhan Serda Irfan Farhan dan Prada Donni Pinto Harahap (pangkat sebelum KPLB) dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.
Ia menilai, tindakan sigap keduanya merupakan wujud nyata keberanian prajurit dalam menjaga kehormatan simbol negara.
"Semangat keduanya menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap Tanah Air bukan hanya diwujudkan melalui tugas besar, tetapi juga melalui keberanian untuk hadir, membantu, dan menjaga sesama," tegas Teddy.






Komentar (0)