Sambut 2.195 Mahasiswa Baru Pascasarjana, Rektor UB Tekankan Riset Berdaya Saing Global

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (ORDIK) Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Samantha Krida, Kota Malang, Sabtu (22/8/2026).

Mengusung tema “Pascasarjana Unggul dan Berintegritas menuju Indonesia Berdaya Saing Global”, kegiatan ini menjadi momentum penting pengenalan kultur riset bagi ribuan mahasiswa magister dan doktoral baru.

​Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menyambut hangat kehadiran para mahasiswa baru yang datang dari beragam latar belakang profesi dan wilayah nusantara. Widodo menegaskan bahwa mahasiswa jenjang S2 dan S3 merupakan bagian dari kelompok elit intelektual yang populasinya masih di bawah 0,5 persen dari total penduduk Indonesia.

​”Kita mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru dari berbagai pelosok nusantara dengan latar belakang yang sangat beragam. Ada yang fresh graduate, praktisi, pejabat publik, wakil wali kota, hingga perwira tinggi berpangkat bintang satu dan bintang tiga,” ujar Prof. Widodo di sela kegiatan.

​Menurut Prof. Widodo, status istimewa tersebut membawa tanggung jawab besar terhadap penyelesaian persoalan bangsa. Pascasarjana diposisikan sebagai pilar utama akselerasi riset dan hilirisasi inovasi kampus.

​”Mereka yang bergabung di pascasarjana ini kurang dari 0,5 persen penduduk Indonesia. Ini kelompok elit bangsa yang kita harapkan mampu mengembangkan keilmuan dan menjawab permasalahan masyarakat lewat inovasi selama menempuh studi,” paparnya.

​Guna menunjang iklim akademik yang produktif, UB membuka akses pendanaan pendidikan yang bersumber dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pemerintah daerah, kementerian/lembaga, hingga beasiswa internal kampus.

Selain jalur reguler, UB juga menyediakan program percepatan (fast track) S1–S2 maupun S2–S3, termasuk skema Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU/PPTU).

Antusias peserta ordik Pascasarjana UB tahun 2026 (Foto: Dani Alifian)

​Prof. Widodo menambahkan, UB terus memperluas jejaring double degree dengan kampus-kampus bereputasi dunia di Taiwan, Jepang, Australia, serta penjajakan ke sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Inggris. Program gelar ganda ini didukung penuh skema beasiswa LPDP dan pendanaan institusional.

​”Program double degree memberi rekognisi dan pengalaman riset internasional. Jika lolos seleksi ketat, mahasiswa memperoleh pembiayaan penuh (fully funded), baik saat menjalani perkuliahan di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata sang Rektor.

​Dukungan riset pascasarjana juga dioptimalkan melalui integrasi riset dosen dan pembiayaan publikasi ilmiah, termasuk bantuan biaya pemrosesan artikel jurnal (Article Processing Charges/APC).

​”Wakil Rektor Bidang Riset telah menggelontorkan banyak pendanaan riset untuk para guru besar dan dosen. Mahasiswa yang bergabung dalam riset dosen diharapkan tidak lagi terbebani biaya pribadi. Bantuan APC jurnal juga kami fasilitasi sesuai regulasi yang berlaku,” imbuh Prof. Widodo.

​Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya (SPUB), Prof. Dr. Moh. Khusaini, S.E., M.Si., M.A., menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa baru pascasarjana tahun ini diproyeksikan menembus angka 2.500 orang, dengan data registrasi saat ini telah melampaui 2.200 mahasiswa. Seluruh mahasiswa tersebut tersebar di program magister dan doktoral pada berbagai fakultas serta Sekolah Pascasarjana.

​”Mahasiswa pascasarjana yang masuk tercatat sekitar 2.200 orang dan terus berproses menuju angka sekitar 2.500 mahasiswa hingga masa daftar ulang tuntas. Persebarannya merata di semua program studi keilmuan,” ungkap Prof. Khusaini.

​Prof. Khusaini menegaskan komitmen UB dalam mendongkrak rasio penduduk berpendidikan lanjut guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif di kancah internasional dan menyongsong visi Indonesia Emas.

​”Komitmen kami adalah berkontribusi nyata meningkatkan kualitas SDM nasional. Melalui skema pembiayaan mandiri, beasiswa institusi, maupun kerja sama internasional, UB siap mencetak lulusan berdaya saing global yang berintegritas tinggi,” katanya menutup. (dan/ted)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Motor Bos Sate di Tambora Jakbar Dicuri, Pelaku Ternyata Mantan Karyawan
• 8 jam lalu
0
thumb
Viral! Kesal Diklakson, Pemotor Piting Pengemudi Mobil di Jagakarsa Jaksel
• 17 jam lalu
0
thumb
Mensesneg: Prabowo Minta Masyarakat Terdampak Karhutla Ditangani dengan Baik
• 54 menit lalu
0
thumb
Bang Japar Tegaskan Jaga Jakarta Jadi Bagian Penting dari Identitas
• 6 jam lalu
0
thumb
BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair, Selamatkan 14,1 Juta Jiwa!
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.