Protes Warga Manggarai Dicap Kampung Tawuran: Itu Bukit Duri, Jangan Sampai Kami Susah Dapat Kerja!

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Warga Manggarai, Jakarta Selatan protes dicap 'Kampung Tawuran' buntut peristiwa tawuran yang sering terjadi di sekitar wilayah tersebut.

Dengan tegas warga Manggarai mengungkapkan jika peristiwa tawuran tersebut bukan melibatkan warga Manggarai, melainkan Bukit Duri.

Seperti yang terjadi pada Jumat 21 Agustus 2026 sore yang menyebabkan perjalanan KRL relasi Jakarta-Bogor terhenti.

Kebanyakan media massa menyebutkan jika aksi saling serang antar remaja itu terjadi di Manggarai. 

BACA JUGA:Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Tertahan Imbas Tawuran di Manggarai, Begini Kondisi Terkini

Akibatnya memunculkan keresahan di tengah masyarakat Manggarai yang selama ini kerap dikaitkan dengan aksi tawuran.

Warga Manggarai berharap penyebutan lokasi dalam pemberitaan mengenai sebuah peristiwa dapat dilakukan secara tepat berdasarkan kondisi di lapangan.

Ketepatan informasi dinilai penting agar sebuah kejadian tidak kemudian membentuk stigma terhadap wilayah maupun masyarakat yang sebenarnya tidak berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Jangan sampai karena pemberitaan yang tidak tepat, Manggarai terus mendapatkan cap sebagai kampung tawuran. Di sini banyak warga yang bekerja, anak-anak sekolah, pedagang, dan masyarakat yang setiap hari menjalankan aktivitasnya dengan baik,” ujar Bayu Andriyanto, tokoh masyarakat sekaligus Ketua RT011/RW 04 Kelurahan Manggarai pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

BACA JUGA:Pramono Sediakan Ring Tinju untuk Redam Tawuran di Jakarta Timur, Siapa Berani?

Menurut Bayu, stigma negatif terhadap sebuah kawasan bukan perkara sederhana.

Citra sebuah wilayah dapat berpengaruh terhadap cara orang luar memandang masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Termasuk ketika warga Manggarai berusaha mendapatkan pekerjaan maupun peluang ekonomi.

“Jangan sampai anak-anak Manggarai ke depan sulit mendapatkan peluang kerja karena Manggarai selalu diberikan image negatif. Mereka jangan sampai menanggung akibat dari stigma yang muncul karena pemberitaan atau persepsi yang tidak tepat,” katanya.

Hal senada disampaikan Khoirur Rozikin alias Iyung, tokoh pemuda sekaligus Ketua RT 04/RW 12 Kelurahan Manggarai.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Profil Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Dosen Berprestasi yang Terjaring OTT KPK
• 22 jam lalu
0
thumb
Bukan Sekadar Bursa, Indonesia Sedang Membangun Kedaulatan Harga
• 15 jam lalu
0
thumb
Wamendagri Wiyagus Titip 4 Pesan ke Mahasiswa Untad untuk Percepat Penuntasan TB di Sulteng
• 1 jam lalu
0
thumb
Karhutla Melanda, BNPB Perkuat Satgas Udara dan Water Bombing di 6 Provinsi 
• 15 jam lalu
0
thumb
Ditetapkan Jadi Tersangka, Respon Ruben Onsu Diungkap Kuasa Hukum
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.