Jakarta, VIVA – Polemik kendaraan listrik, penertiban pajak kendaraan, hingga perkembangan teknologi baterai menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.
1. Cerita Polemik Hyundai Ioniq 5, dari Parkir Paralel hingga Layanan Aftersales
- Tangkapan Layar Instagram/@makanlurrrr
Hyundai Ioniq 5 kembali menjadi sorotan setelah muncul berbagai cerita dari pemilik kendaraan, mulai dari persoalan yang berkaitan dengan fitur parkir paralel hingga pengalaman terhadap layanan aftersales. Beragam keluhan tersebut kemudian memicu perhatian terhadap pengalaman kepemilikan mobil listrik dalam penggunaan sehari-hari.
Polemik ini menunjukkan bahwa pertimbangan konsumen dalam membeli mobil listrik tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan jarak tempuh. Layanan purnajual serta penanganan masalah juga menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi kepercayaan pemilik kendaraan. Baca selengkapnya.
2. Bukan Cuma Tilang, Polisi Kini Ikut Kejar Pengendara yang Nunggak Pajak
- VIVA/Korlantas Polri
Penunggak pajak kendaraan kini menjadi salah satu perhatian dalam upaya penertiban di jalan raya. Polisi tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan untuk menjaring pemilik kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya.
Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan instansi terkait dalam pelaksanaan pemeriksaan kendaraan. Pemilik kendaraan pun diingatkan untuk memastikan status pajak tetap aktif agar tidak menghadapi masalah saat dilakukan pemeriksaan. Baca selengkapnya.
3. China Ramai-ramai Bikin Baterai Mobil Listrik Super
- Carnewschina
Produsen di China terus mengembangkan teknologi baterai untuk kendaraan listrik dengan kemampuan yang semakin meningkat. Persaingan kini tidak hanya berkaitan dengan kapasitas dan jarak tempuh, tetapi juga kecepatan pengisian daya, usia pakai, serta aspek keselamatan.
Pengembangan baterai menjadi salah satu kunci dalam persaingan industri mobil listrik global. Kemajuan teknologi tersebut berpotensi membuat kendaraan listrik semakin praktis digunakan, sekaligus mengurangi sejumlah kekhawatiran konsumen terkait jarak tempuh dan waktu pengisian daya. Baca selengkapnya.






Komentar (0)