Jakarta: Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, berakhir setelah berlangsung pada 16-19 Agustus 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat potensi ekonomi dan pariwisata desa melalui pengembangan UMKM, hospitality, pertanian, serta pengelolaan lingkungan.
Program dilaksanakan melalui kolaborasi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama InJourney Group, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Desa Bulok, dan masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan, sebanyak 40 pelaku UMKM mengikuti pelatihan penyusunan laporan keuangan dan digitalisasi usaha. Enam pengelola guest house juga memperoleh pelatihan hospitality untuk meningkatkan standar pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung. Di sektor pendidikan, sekitar 150 siswa mengikuti kegiatan Relawan Mengajar. Sementara itu, jalan sehat dan kegiatan posyandu bersama masyarakat diikuti sekitar 400 orang.
Program juga mencakup kegiatan lingkungan dengan melibatkan 10 Relawan Bakti BUMN dan 71 warga. Dari kegiatan tersebut, sekitar 700 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari kawasan Pantai Teluk Nipah.
Selain itu, program mencakup dukungan sarana pengelolaan sampah serta penyerahan dan penanaman 810 bibit kelapa bersama Kelompok Tani Desa Bulok. Bibit tersebut selanjutnya dikelola kelompok tani untuk mendukung penghijauan, pemanfaatan lahan produktif, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna mengatakan capaian program tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dan kapasitas yang dapat dilanjutkan setelah program berakhir.
"Relawan Bakti BUMN dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama yang melanjutkan perubahan. Tujuannya agar potensi Desa Bulok dapat dikelola secara mandiri dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujar Denaldy, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Menurut Denaldy, keterlibatan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan program, termasuk dalam pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas layanan desa wisata.
Suasana Relawan Mengajar. Foto: dok PTPN.
Baca Juga :
BUMN Berkolaborasi Perkuat Pembangunan Desa BerkelanjutanPelaku usaha homestay di Desa Bulok, Supriyanto, mengatakan program tersebut membantu masyarakat memahami potensi desa, termasuk peluang ekonomi yang dapat dikembangkan melalui sektor pariwisata.
“Desa Bulok memiliki potensi yang masih dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, masyarakat merasakan perhatian dan dukungan yang besar,” ujar Supriyanto.
Ia mengatakan kegiatan pembersihan kawasan Pantai Teluk Nipah membuat lingkungan menjadi lebih bersih. Bantuan sarana pengelolaan sampah juga membuka pemahaman masyarakat mengenai potensi nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan, arahan, dan ilmu yang diberikan. Mudah-mudahan pengetahuan tersebut dapat kami pahami dan aplikasikan dalam kegiatan serta pengembangan Desa Bulok,” katanya.
Rangkaian Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok ditutup oleh Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I (Persero) Siwi Peni mewakili Direksi PTPN III (Persero), Director Office of the Board Danantara Asset Management (Persero) Tony Andrianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, dan General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Lampung Selatan Kiki Eprina Arieanti.
Siwi Peni mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam persiapan hingga pelaksanaan program.
“Dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Siwi, berakhirnya rangkaian kegiatan selama empat hari bukan menjadi akhir dari kolaborasi. Pengetahuan, fasilitas, dan kegiatan yang telah dijalankan diharapkan dapat diteruskan masyarakat bersama pemerintah desa dan pemerintah daerah.
“Keberlanjutan menjadi hal yang paling penting. Kami berharap manfaat program ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.
Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok dilaksanakan melalui sinergi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) beserta subholding PTPN I, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, PT Angkasa Pura Indonesia, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi pengembangan Desa Bulok sebagai desa wisata melalui penguatan kapasitas masyarakat, UMKM, layanan hospitality, pengelolaan lingkungan, dan pemanfaatan potensi ekonomi lokal.





Komentar (0)