Sadis ! Bocah 7 Tahun Disiksa, Pengasuh Biadab Diciduk Polisi

mediaapakabar.com
2 jam lalu
Cover Berita
foto: Sadis ! Bocah 7 Tahun Disiksa, Pengasuh Biadab Diciduk Polisi
Mediaapakabar.com-
Jerit tangis AP (7) membongkar kekejaman di balik dinding rumah perumahan Kemenkumham, Jalan Gedung Nasional, Sidikalang. Bocah malang ini menjadi korban penyiksaan teramat sadis yang diduga kuat dilakukan oleh pengasuhnya sendiri, seorang wanita berinisial RS.

​Kondisi AP membiru dan bersimbah luka saat dilarikan Dinas Sosial bersama UPT PPA Dairi ke IGD RSUD Sidikalang, Jumat (21/8/2026) pagi.
​Dengan suara bergetar dan tubuh gemetar menahan sakit, AP membeberkan aksi biadab sang pengasuh kepada petugas yang mendampinginya.

​"Kepalaku dibenturkan ke dinding. Aku juga disiram air panas, bibirku dibakar pakai api, terus leherku diikat pakai tali charger," tutur AP polos meratapi nasibnya.

​Tak berhenti di situ, AP mengaku saban hari dijadikan tempat pelampiasan amarah. "Aku dipukul pakai sapu lidi sampai lemas. Aku juga jarang dikasih makan," tambah bocah malang tersebut.

​Tim medis RSUD Sidikalang dibuat merinding saat memeriksa tubuh AP. Selain luka melepuh di wajah dan bibir, dokter menemukan luka lecet di sekujur badan, memar parah di area tangan hingga sulit digerakkan, trauma di bagian kepala, hingga luka serius pada area alat kelaminnya.

​Mendapat laporan penganiayaan brutal ini, petugas gabungan langsung bergerak cepat menyergap lokasi kejadian dan menciduk terduga pelaku.
​Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahrial Ramadhan, membenarkan bahwa pengasuh iblis tersebut telah dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

​"Ya, RS terduga pelaku sudah diamankan guna dilakukan pemeriksaan mendalam," tegas AKP Syahrial Ramadhan lewat sambungan telepon.

​Dari informasi yang dihimpun, AP dan adiknya ditelantarkan oleh ibu kandungnya berinisial VA sejak Januari 2026 lalu, lantaran ayah mereka, SP, sedang mendekam di penjara. RS yang dititip mengasuh korban diduga gelap mata dan kalap akibat tekanan ekonomi serta menganggap AP sebagai anak yang nakal.(MC/Red)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menguak Sindikat Pembuat Meterai Palsu
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Siagakan 12.880 Personel dan Sumur Bor Tangani Karhutla di Kalimantan
• 16 jam lalu
0
thumb
Praperadilan Febrie, Ahli Sebut Penetapan Tersangka Tak Harus Diperiksa Dulu
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemilik Tempat Hiburan Malam Planet Batam Masuk DPO! Bandar Narkoba Rekanan Tersangka Basri
• 12 jam lalu
0
thumb
Bos Apindo soal PHK Tembus 43 Ribu Orang: Akibat Persoalan Hulu Tidak Bisa Diselesaikan
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.