Jakarta: PT Bank Syariah Nasional (BSN) menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) melalui digitalisasi layanan perbankan syariah.
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mengembangkan layanan digital yang terintegrasi antara platform Baznas dan aplikasi mobile banking Bale Syariah by BSN.
"Sinergi dengan Baznas merupakan kolaborasi yang sangat natural. BSN menyediakan layanan keuangan dan akses kepada nasabah, sementara Baznas memiliki amanah besar dalam pengelolaan zakat secara nasional. Jika kekuatan kedua institusi ini dihubungkan, manfaatnya jauh lebih besar daripada sekadar hubungan bisnis transaksional," kata Alex, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Alex mengatakan, penguatan ekosistem digital tersebut didukung kinerja keuangan BSN. Hingga 31 Juli 2026, total aset perseroan mencapai Rp81,1 triliun, dengan penyaluran pembiayaan Rp62 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp64,1 triliun. BSN juga membukukan laba bersih Rp643,6 miliar.
Di sektor pembiayaan perumahan, per Juli 2026 BSN telah menyalurkan 33 ribu unit KPR subsidi serta pembiayaan KPR nonsubsidi senilai Rp2,68 triliun. Sementara itu, aplikasi Bale Syariah by BSN telah mencatat lebih dari 225 ribu pengguna dengan akumulasi transaksi lebih dari dua juta transaksi senilai Rp4,88 triliun.
"Melalui integrasi di Bale Syariah, masyarakat kini dapat membayar Zakat Maal, Zakat Penghasilan, Infak, hingga Qurban secara seamless langsung dari genggaman," ujar Alex.
BSN dan Baznas integrasikan pembayaran ZIS lewat Bale Syariah. Foto: BSN.
Baca Juga :
BSN Perkuat Bisnis Syariah dan Inklusi Keuangan di Era DigitalKetua Baznas RI Sodik Mudjahid menyambut kerja sama tersebut. Menurut dia, integrasi sistem pembayaran ZIS di Bale Syariah menjadi bagian dari upaya memodernisasi pengelolaan dana sosial keagamaan. Sodik mengatakan, penguatan layanan digital yang terhubung dengan sistem Baznas dapat memberikan kemudahan dan transparansi bagi masyarakat dalam menunaikan zakat maupun berdonasi.
"Di BSN sudah ada layanan ZIS di mobile banking Bale Syariah dan sudah terintegrasi. Jadi, masyarakat yang menunaikan ZIS ke Baznas melalui BSN akan menerima notifikasi secara langsung," kata Sodik.
Ia menambahkan, kemudahan transaksi secara online melalui layanan digital diharapkan dapat mendorong penghimpunan ZIS nasional sehingga manfaat penyalurannya dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
"Baznas sangat menyambut baik sinergi bersama BSN. Ini kolaborasi yang sangat strategis. Melalui kolaborasi ini, kita harapkan potensi ZIS dapat tercapai sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan," ujar Sodik.
Sodik berharap BSN turut mendukung 13 Program Prioritas Baznas yang mencakup pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hunian, pangan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, hingga tanggap bencana. Program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian ekonomi, serta merespons kondisi darurat.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut turut dihadiri Direktur Network & Retail Funding BSN Ari Kurniaman, Direktur Commercial & Corporate Banking BSN Maqin U Norhadi, Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, Deputi I Baznas RI Arifin Purwakananta, serta Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan Baznas RI Fitriansyah Agus Setiawan.





Komentar (0)