VIVA – Bagi penonton sinetron Indonesia era 1990-an, Tersanjung bukan sekadar tontonan biasa. Serial yang tayang di televisi itu menjadi salah satu sinetron yang begitu melekat dengan ingatan penonton, terutama melalui karakter Indah yang diperankan Lulu Tobing.
Wajah Lulu Tobing ketika itu begitu akrab menghiasi layar kaca. Ia memerankan Indah Sari dalam tiga musim pertama Tersanjung pada 1998 hingga 1999. Peran tersebut sekaligus menjadi salah satu titik penting yang membuat namanya dikenal luas oleh masyarakat.
Jauh sebelum menjadi Indah, Lulu sebenarnya sudah lebih dulu memasuki dunia hiburan. Perempuan kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 21 November 1977 itu mengawali perjalanan kariernya dari dunia modeling.
Namanya mulai dikenal setelah berhasil menjadi juara pertama dalam pemilihan Gadis Sampul 1992. Dari dunia modeling, Lulu kemudian mencoba kemampuan di bidang seni peran dan mendapatkan kesempatan tampil dalam sejumlah serial televisi.
Karier akting Lulu Tobing dimulai pada 1996 melalui serial Abad 21. Dalam tayangan tersebut, ia memerankan karakter Anita. Setelah itu, Lulu tampil dalam beberapa serial lain seperti Bunga Sutra dan Selendang Sutra Biru.
Namun, popularitasnya meningkat pesat ketika mendapat peran Indah Sari dalam Tersanjung. Lulu menjadi pemeran utama dalam tiga musim awal serial tersebut yang tayang pada 1998 hingga 1999.
Peran Indah kemudian menjadi salah satu karakter yang paling diingat dari perjalanan awal karier Lulu Tobing. Kesuksesan Tersanjung juga membuat namanya semakin kuat sebagai salah satu aktris yang populer pada era sinetron 1990-an.
Lantas, bagaimana kabarnya sekarang? Berikut ulasannya sebagaimana dirangkum Viva pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kabar Terbaru Lulu TobingSetelah meninggalkan Tersanjung, Lulu Tobing rupanya tidak berhenti berakting. Ia tetap tampil dalam berbagai judul serial televisi sepanjang 2000-an. Beberapa di antaranya adalah Elegi Dua Cinta, Merah Hitam Cinta, Harga Diri, Sekarang dan Selamanya, Cintaku di Kampus Biru, hingga Dia.
Lulu juga mulai memperluas kiprahnya ke layar lebar. Pada 2002, ia bermain dalam film Aku Ingin Menciummu Sekali Saja. Sepuluh tahun kemudian, ia tampil dalam Negeri 5 Menara sebagai Amak.






Komentar (0)