KOMPAS.TV - Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, mengungkap, kebakaran lahan dan hutan tak terjadi di wilayah perusahaan.
Jumhur bilang, karhutla terjadi di wilayah akses terbuka milik masyarakat.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyatakan telah mengumpulkan 400 perusahaan pemilik konsesi hutan di Indonesia.
Dari pertemuan itu, Kementerian Lingkungan Hidup tak menerima laporan karhutla terjadi di lahan konsesi.
Jumhur bilang, perusahaan sudah mematuhi menerapkan mitigasi berupa sekat kanal agar air mengairi lahan gambut untuk mencegah karhutla.
Dampak kebakaran hutan dan lahan, karhutla, di sejumlah daerah kini semakin parah. Asap karhutla mengepung permukiman hingga sampai ke negara tetangga. Sementara laporan warga terserang infeksi saluran pernapasan terus meningkat.
Mengapa karhutla terus berulang dan bagaimana memastikan dan memperkuat pencegahan hingga penegakan hukumnya? Kita bahas bersama anggota Komisi IV DPR Fraksi PKB dari Dapil Kalimantan Barat, Daniel Johan, dan Direktur WALHI Kalimantan Selatan 2016–2024, Kisworo Dwi Cahyono.
Baca Juga: BNPB Terus Pantau Situasi Pascagempa NTT, Korban Dievakuasi Menggunakan Helikopter | SAPA MALAM
#karhutla #kebakaranhutan #kalimantan #kabutasap
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- karhutla
- kabut asap
- kebakaran hutan
- kalimantan
- karhutla kalimantan






Komentar (0)