Labuan Bajo: Memasuki hari ketujuh pascagempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus bergerak cepat untuk memastikan pemerataan bantuan. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan pemantauan udara guna memetakan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat 21 Juli 2026, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari melakukan pemantauan udara menyusuri kawasan pesisir utara mulai dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, hingga ke wilayah Nagekeo.
Baca Juga :
Bantuan Logisik Disalurkan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTTSelain memantau dampak tsunami, survei udara ini difokuskan untuk mengidentifikasi pemukiman warga yang terisolir. Banyak pemukiman yang terletak di puncak perbukitan dengan akses jalan yang rusak atau sulit dilalui oleh kendaraan pengangkut logistik darat.





Komentar (0)